Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa nama Allah yang paling agung terdapat dalam dua ayat:
وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحْمَٰنُ ٱلرَّحِيمُ
Wa Ilāhukum Ilāhuw Wāḥid, Lā Ilāha Illā Huwar-Raḥmānur-Raḥīm
(QS. Al-Baqarah: 163)
Dan:
الٓمٓ. ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ
Alif lām mīm. Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyụm
(QS. Ali Imran: 1-2)
Cara mengamalkan:
Sebut ayat ini sebelum doa hajat.
يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَام
Yaa Dzal Jalaali Wal Ikram
Artinya:
“Wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”
(HR. Ahmad, Al-Hakim)
Cara mengamalkan:
Dibaca secara rutin sebelum berdoa.
لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minaz-zaalimiin.
(QS. Al-Anbiya: 87)
Artinya:
“Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim.”
Cara mengamalkan:
Dapat dibaca kapan saja, terutama saat dalam kesulitan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَلِظُّوا بِيَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Alizzu bi yaa dzal jalaali wal ikram.
Artinya:
“Perbanyaklah membaca doa: ‘Wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan.’”
(HR. Ahmad dan An-Nasai)
Cara mengamalkan:
Baca doa ini secara rutin setiap kali berdoa agar doa lebih mudah dikabulkan.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana aatina fid-dunya hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar.
(QS. Al-Baqarah: 201)
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Cara mengamalkan:
Doa ini dianjurkan dibaca dalam setiap kesempatan, terutama saat berdoa setelah shalat.
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Allahumma laa sahla illaa maa ja‘altahu sahlah wa anta taj‘alul-hazna idza syi’ta sahlah.
Artinya:
“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau mampu menjadikan kesulitan menjadi mudah jika Engkau kehendaki.”
(HR. Ibnu Hibban)
Cara mengamalkan:
Dibaca saat menghadapi masalah atau kesulitan agar diberi kelapangan oleh Allah SWT.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ
Allahumma inni as-aluka ridhaka wal-jannah wa a‘uudzu bika min sakhatika wan-naar.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon ridha-Mu dan surga, serta berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan neraka.”
(HR. Abu Dawud)
Cara mengamalkan:
Dibaca dalam doa sehari-hari, khususnya saat memohon keselamatan akhirat.
Memulai dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Menghadap kiblat dan mengangkat tangan
Berdoa dengan penuh keyakinan, tidak terburu-buru
Menggunakan bahasa yang lembut dan penuh kerendahan hati
Mengulangi doa sebanyak tiga kali
Menghindari makanan dan harta yang haram
Tidak berdoa untuk keburukan atau memutus silaturahmi
Sepertiga malam terakhir (tahajud)
Antara adzan dan iqamah
Saat sujud dalam shalat
Hari Jumat, terutama setelah ashar
Ketika hujan turun
Saat berpuasa dan menjelang berbuka
Saat safar (dalam perjalanan)
“Doa adalah senjata orang beriman.