Lifestyle
Azzahra Esa Nabila

Tidak Semua Hal Harus Dilawan: Pelajaran Stoikisme tentang Menerima yang Tak Bisa Dikendalikan

Tidak Semua Hal Harus Dilawan: Pelajaran Stoikisme tentang Menerima yang Tak Bisa Dikendalikan

25 Juni 2026 | 16:26

Keboncinta.com-- Pernahkah Anda merasa lelah karena terlalu banyak memikirkan sesuatu yang sebenarnya tidak bisa diubah? Menunggu kabar yang belum pasti, mengkhawatirkan pendapat orang lain, menyesali keputusan yang sudah terlanjur terjadi, atau terus memikirkan kemungkinan buruk yang bahkan belum tentu datang. Banyak orang menghabiskan energi untuk hal-hal yang berada di luar kendalinya. Akibatnya, pikiran terasa penuh, emosi mudah terkuras, dan kehidupan sehari-hari menjadi lebih berat daripada yang seharusnya.

Menariknya, persoalan seperti ini sudah dipikirkan sejak ribuan tahun lalu melalui sebuah filosofi yang dikenal sebagai stoikisme. Salah satu gagasan utamanya sangat sederhana: bedakan antara hal yang bisa kita kendalikan dan hal yang tidak bisa kita kendalikan. Kita dapat mengatur sikap, usaha, pilihan, dan cara merespons suatu keadaan. Namun kita tidak bisa mengendalikan cuaca, masa lalu, tindakan orang lain, atau hasil akhir dari setiap usaha yang dilakukan. Banyak penderitaan muncul bukan karena peristiwa itu sendiri, melainkan karena kita terus berusaha mengendalikan sesuatu yang memang tidak berada dalam jangkauan kita.

Dalam kehidupan modern, pelajaran ini terasa semakin relevan. Media sosial membuat kita mudah membandingkan hidup dengan orang lain. Informasi yang datang tanpa henti membuat kita merasa harus tahu dan mengendalikan segalanya. Padahal, semakin besar keinginan untuk mengatur semua hal, semakin besar pula kemungkinan munculnya kekecewaan. Stoikisme tidak mengajarkan seseorang untuk pasrah tanpa usaha. Sebaliknya, filosofi ini mendorong kita untuk memberikan usaha terbaik pada bagian yang memang bisa kita pengaruhi, lalu menerima hasilnya dengan lapang dada. Dengan cara itu, energi tidak habis untuk memikirkan hal-hal yang berada di luar kuasa kita.

Tags:
Remaja Masa Kini Belajar Menerima Diri Stoikisme

Komentar Pengguna