Keboncinta.com-- Melihat darah menetes dari hidung sering kali membuat orang panik. Rasanya seperti sesuatu yang serius sedang terjadi. Padahal, dalam banyak kasus, mimisan atau epistaksis adalah kondisi yang cukup umum dan tidak berbahaya. Anak-anak mengalaminya, orang dewasa pun tidak jarang. Yang terpenting bukan seberapa banyak darah yang keluar, tetapi bagaimana kita meresponsnya.
Mimisan terjadi ketika pembuluh darah kecil di dalam hidung pecah. Bagian depan hidung kita memiliki jaringan pembuluh darah yang sangat halus dan rapat. Udara yang terlalu kering, kebiasaan mengorek hidung, benturan ringan, infeksi saluran pernapasan atas, hingga tekanan darah yang tinggi bisa menjadi pemicunya. Bahkan meniup hidung terlalu keras saat flu pun bisa membuat pembuluh darah ini pecah.
Saat mimisan terjadi, reaksi pertama yang sering dilakukan justru keliru. Banyak orang langsung mendongakkan kepala ke belakang dengan harapan darah berhenti mengalir. Padahal, cara ini justru membuat darah mengalir ke tenggorokan. Selain terasa tidak nyaman, darah yang tertelan bisa memicu mual atau muntah.
Langkah yang lebih tepat adalah duduk tegak dan sedikit menundukkan kepala ke depan. Posisi ini membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah hidung sekaligus mencegah darah masuk ke saluran napas atau lambung. Setelah itu, cubit bagian lunak hidung tepat di bawah tulang hidung menggunakan ibu jari dan telunjuk. Tekan dengan stabil selama sekitar 10 hingga 15 menit tanpa dilepas-lepas untuk mengecek. Banyak orang gagal menghentikan mimisan karena terlalu sering membuka tekanan untuk melihat apakah darah sudah berhenti.
Bernapaslah lewat mulut selama menekan hidung. Jika tersedia, kompres dingin di pangkal hidung atau pipi juga bisa membantu menyempitkan pembuluh darah sehingga perdarahan lebih cepat berhenti. Biasanya, mimisan ringan akan mereda dalam waktu kurang dari 20 menit.
Setelah darah berhenti, penting untuk tidak langsung mengorek atau meniup hidung dengan keras. Lapisan dalam hidung masih sensitif dan mudah berdarah kembali. Beri waktu beberapa jam agar pembuluh darah benar-benar stabil.
Meski sebagian besar mimisan tidak berbahaya, ada kondisi tertentu yang perlu diwaspadai. Jika perdarahan berlangsung lebih dari 20–30 menit meski sudah ditekan dengan benar, darah keluar sangat banyak, atau mimisan terjadi setelah benturan keras di kepala atau wajah, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.