Pendidikan
Rahman Abdullah

Guru ASN Masih Kurang, Pemerintah Pertimbangkan Formasi Besar untuk Sekolah Negeri

Guru ASN Masih Kurang, Pemerintah Pertimbangkan Formasi Besar untuk Sekolah Negeri

15 Mei 2026 | 16:21

Keboncinta.com-- Kebutuhan guru ASN di Indonesia hingga saat ini masih menjadi tantangan besar, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kekurangan tenaga pendidik di berbagai sekolah negeri membuat pemerintah mulai mempertimbangkan opsi rekrutmen guru ASN dalam jumlah besar.

Pemerintah menilai pemerataan layanan pendidikan harus menjadi prioritas agar seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil, mendapatkan akses pendidikan yang layak dan merata.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, mengungkapkan bahwa kebutuhan guru ASN secara nasional masih cukup tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah terus mengevaluasi kebutuhan formasi guru di berbagai daerah.

Baca Juga: Guru ASN Bakal Direkrut Besar-Besaran? Menteri PANRB Buka Suara soal Formasi Baru

Rekrutmen Guru ASN Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan

Meski kebutuhan guru dinilai mendesak, pemerintah menegaskan bahwa penyusunan formasi ASN guru tidak dapat dilakukan secara terburu-buru.

Rini menjelaskan bahwa kebijakan pengangkatan guru ASN harus disusun berdasarkan kebutuhan riil di masing-masing daerah, sekaligus mempertimbangkan kemampuan fiskal negara agar tetap berjalan berkelanjutan.

Tak hanya kondisi keuangan pemerintah pusat, kemampuan anggaran pemerintah daerah juga menjadi faktor penting dalam menentukan jumlah formasi guru ASN yang akan dibuka.

Karena itu, pemerintah ingin proses rekrutmen dilakukan secara proporsional, terukur, dan tidak menimbulkan masalah baru di masa depan.

Baca Juga: CPNS 2026 Diprediksi Besar-Besaran, Benarkah Ada 160 Ribu Kursi Kosong ASN?

Pemerintah Tunggu Data Dapodik

Pemerintah saat ini masih menunggu hasil pemetaan kebutuhan guru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Data tersebut nantinya menjadi dasar utama dalam menentukan jumlah formasi guru ASN yang benar-benar dibutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.

Pemerintah juga mendorong agar pemetaan dilakukan lebih rinci dan akurat agar kebijakan rekrutmen tidak salah sasaran serta mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Baca Juga: Lolos SNBP 2026 Tapi KIP Kuliah Belum Cair? Ini Jadwal Pencairan dan Tahapan yang Wajib Diketahui

Daerah 3T Jadi Fokus Utama

Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga pengajar, daerah 3T menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam penyusunan kebijakan guru ASN ke depan.

Banyak pihak menilai rekrutmen guru secara besar-besaran perlu segera dilakukan, terutama untuk mengantisipasi kekurangan guru akibat pensiun massal dan penghapusan tenaga honorer.

Namun pemerintah tetap berhati-hati karena kebijakan tersebut harus mempertimbangkan regulasi serta keberlanjutan anggaran negara.

Karena itu, keputusan pembukaan formasi guru ASN dalam jumlah besar masih akan melalui pembahasan lintas kementerian sebelum ditetapkan secara resmi.

Meski belum ada keputusan final, pemerintah memastikan kebutuhan guru di wilayah 3T tetap menjadi perhatian utama demi mendukung pemerataan pendidikan nasional.***

Tags:
pendidikan ASN Guru Info Guru

Komentar Pengguna