Berita
M. Fadhli Dzil Ikram

SPBU Swasta Jual Solar Rp 30 Ribu per Liter, Apakah Pertamina Ikut Naik?

SPBU Swasta Jual Solar Rp 30 Ribu per Liter, Apakah Pertamina Ikut Naik?

06 Mei 2026 | 15:13

keboncinta.com -- Harga BBM diesel nonsubsidi di sejumlah SPBU swasta melonjak tajam hingga menembus Rp 30 ribu per liter. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pun akhirnya buka suara terkait kenaikan tersebut.

Harga Solar Swasta Naik Tajam

Per awal Mei 2026, beberapa SPBU swasta menaikkan harga solar nonsubsidi cukup signifikan:

BP-AKR

  • BP Ultimate Diesel (CN 51):
    • sebelumnya: Rp 25.460/liter
    • kini: Rp 30.890/liter

Vivo

  • Primus Plus (CN 51):
    • sebelumnya: Rp 25.460/liter
    • kini: Rp 30.890/liter

Kenaikan ini membuat harga diesel premium di SPBU swasta kini berada di atas Rp 30 ribu per liter.

Baca juga : Kurangi BBM, Pemerintah Dorong WFA dan Sekolah Daring, Begini Penejelasannya!

Bahlil: Harga Mengikuti Pasar

Menurut Bahlil, BBM nonsubsidi memang diperbolehkan menyesuaikan harga pasar sesuai aturan pemerintah.

Ia menjelaskan bahwa:

  • BBM industri,
  • dan BBM untuk kendaraan kelas atas,

memang tidak mendapatkan subsidi negara sehingga harga jualnya mengikuti kondisi global.

“Untuk BBM yang sifatnya industri atau hanya untuk orang-orang yang mampu itu penyesuaiannya berdasarkan harga pasar,” kata Bahlil.

Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri ESDM tahun 2022.

BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik

Bahlil menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir untuk BBM subsidi karena pemerintah memastikan:

  • Pertalite,
  • Biosolar,
  • dan LPG subsidi,

tidak mengalami kenaikan harga.

“Untuk minyak subsidi baik itu bensin, solar maupun LPG tidak akan ada kenaikan,” tegasnya.

Harga Solar Pertamina Juga Naik

Meski belum menyentuh Rp 30 ribu, BBM solar nonsubsidi Pertamina juga ikut naik.

Harga terbaru:

  • Dexlite:
    • dari Rp 23.600 → Rp 26.000/liter
  • Pertamina Dex:
    • dari Rp 23.900 → Rp 27.900/liter

Sementara:

  • Biosolar subsidi tetap Rp 6.800/liter

Kenapa Harga Diesel Bisa Melonjak?

Kenaikan harga diesel dipengaruhi beberapa faktor:

  • harga minyak dunia,
  • pelemahan rupiah,
  • kenaikan biaya impor,
  • serta tingginya harga komoditas energi global.

BBM diesel nonsubsidi memiliki keterkaitan kuat dengan harga pasar internasional, sehingga lebih cepat mengalami penyesuaian.

Baca juga : Presiden Prabowo Panggil Direktur Utama Pertamina ke Istana, Bahas Distribusi BBM ke SPBU Nonpemerintah

Dampaknya ke Masyarakat

Kenaikan solar nonsubsidi terutama berdampak pada:

  • kendaraan diesel pribadi,
  • industri logistik,
  • kendaraan niaga tertentu,
  • dan sektor industri yang memakai BBM nonsubsidi.

Jika kenaikan berlangsung lama, efeknya bisa merambat ke:

  • ongkos distribusi,
  • harga barang,
  • dan inflasi.

Namun pemerintah berusaha menjaga agar BBM subsidi tetap stabil supaya dampaknya ke masyarakat bawah bisa ditekan.

Tags:
Harga BBM Harga Deisel Pertamina

Komentar Pengguna