keboncinta.com -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI resmi meluncurkan Dashboard Haji 1447 H/2026 M sebagai sarana informasi publik yang dapat diakses secara real-time. Melalui platform ini, masyarakat, keluarga jemaah, media, hingga pemangku kepentingan bisa memantau berbagai perkembangan penyelenggaraan ibadah haji dengan lebih mudah dan transparan.
Dashboard tersebut dapat diakses melalui situs resmi dashboard.haji.go.id dan menghadirkan berbagai informasi penting terkait operasional haji tahun ini.
Melalui dashboard tersebut, pengguna dapat melihat beragam data penting, mulai dari informasi jemaah reguler, jemaah lansia, pengguna kursi roda, hingga jadwal penerbangan keberangkatan dan kepulangan.
Selain itu, tersedia pula informasi mengenai akomodasi jemaah, laporan jemaah yang sedang dirawat maupun wafat, hingga peta layanan terintegrasi di Tanah Suci.
Baca juga : Fokus Jaga Kesehatan Jemaah, Umrah Sunnah Kini Dibatasi
Beberapa informasi yang tersedia di dalam dashboard antara lain:
Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh Hasan Afandi, mengatakan kehadiran dashboard ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan tata kelola haji yang lebih terbuka, informatif, dan mudah diakses masyarakat.
Menurutnya, sistem tersebut juga menjadi bagian dari transformasi layanan haji berbasis data agar pengawasan terhadap pelayanan jemaah bisa dilakukan secara lebih luas dan terintegrasi.
“Dashboard ini kami hadirkan agar masyarakat, keluarga jemaah, media, dan pemangku kepentingan dapat mengikuti perkembangan penyelenggaraan haji secara lebih mudah,” ujar Hasan.
Hasan menjelaskan, penguatan sistem informasi sangat penting karena penyelenggaraan haji melibatkan jumlah jemaah yang besar dengan layanan yang tersebar di Indonesia maupun Arab Saudi.
Karena itu, integrasi data dinilai menjadi kunci agar pelayanan terhadap jemaah dapat berjalan lebih cepat, responsif, dan akurat.
Baca juga : Jangan Tertipu! Modus Baru Haji Ilegal Kian Sulit Dikenali, Simak Penjelasannya
Kemenhaj juga mengajak masyarakat menjadikan dashboard tersebut sebagai sumber informasi resmi terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Melalui keterbukaan informasi ini, pemerintah berharap kualitas pelayanan haji semakin meningkat sekaligus memperkuat perlindungan bagi seluruh jemaah Indonesia.