Keboncinta.com-- Upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional terus menunjukkan perkembangan positif, seiring bertambahnya jumlah guru yang berhasil menyelesaikan program sertifikasi.
Pada tahap IV, jumlah kelulusan mengalami peningkatan signifikan. Hal ini menjadi indikator bahwa langkah pemerintah dalam mempercepat peningkatan kompetensi tenaga pendidik mulai membuahkan hasil nyata.
Program sertifikasi tidak hanya berperan dalam meningkatkan profesionalisme guru, tetapi juga menjadi strategi penting untuk mendorong pemerataan kualitas pembelajaran di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: 630 Ribu Guru Honorer Berpeluang Jadi PPPK, DPR Beri Dukungan Penuh
Di bawah koordinasi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), program sertifikasi guru mencatat capaian yang cukup mengesankan pada awal tahun 2026.
Dalam pengumuman tahap keempat, sebanyak 97.122 guru dinyatakan lulus dan resmi menyandang status sebagai pendidik profesional.
Jika dihitung secara keseluruhan sejak tahun 2025 hingga awal 2026, jumlah guru yang telah tersertifikasi mencapai 401.783 orang.
Angka ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah dan berbagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Program ini mencakup 31 bidang studi, mulai dari guru madrasah, Pendidikan Agama Islam (PAI), hingga guru agama dari berbagai kepercayaan.
Baca Juga: Fresh Graduate Wajib Tahu! 4 Tips Bikin CV Menarik ala HRD BUMN, Dijamin Dilirik Recruiter
Cakupan yang luas ini membantu menciptakan standar kompetensi yang lebih merata di seluruh sektor pendidikan keagamaan.
Keberhasilan program sertifikasi membawa dampak positif yang cukup besar. Dari sisi profesionalisme, para guru kini memiliki kemampuan pedagogik dan keahlian yang telah teruji secara formal.
Sementara dari sisi kesejahteraan, kelulusan sertifikasi memberikan akses terhadap tunjangan profesi, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan guru.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa hasil kelulusan ini menjadi kabar menggembirakan menjelang perayaan Lebaran 2026.
Dengan adanya tambahan penghasilan melalui tunjangan profesi, diharapkan para guru semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya.
Baca Juga: Cuma 90 Detik! Ini Rahasia Bikin HRD Langsung Tertarik di Awal Interview
Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga memberikan dampak positif bagi kehidupan keluarga para pendidik.
Lonjakan kelulusan pada tahap IV ini menjadi bukti bahwa program percepatan peningkatan mutu pendidikan mulai menunjukkan hasil yang konkret.
Ke depan, semakin banyaknya guru tersertifikasi diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran secara merata di seluruh Indonesia.
Keberlanjutan program ini akan menjadi faktor penting dalam membangun sistem pendidikan yang lebih profesional, inklusif, dan memiliki daya saing tinggi.***