Pendidikan
Rahman Abdullah

Pesantren Nyaman Belajar Diluncurkan, Baznas Siapkan Rp17,5 Miliar untuk Pesantren

Pesantren Nyaman Belajar Diluncurkan, Baznas Siapkan Rp17,5 Miliar untuk Pesantren

17 September 2026 | 21:00

Keboncinta.com-- Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan program Pesantren Nyaman Belajar untuk memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan di lingkungan pesantren.

Melalui program ini, Baznas mengalokasikan dana sebesar Rp17,5 miliar bagi pesantren. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung sejumlah kebutuhan, mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM), beasiswa, infrastruktur, teknologi informasi (IT), hingga kebutuhan pendidikan lainnya.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan, kerja sama antara Kemenag dan Baznas dilakukan karena terdapat kepentingan yang beririsan dalam upaya mendukung keberlangsungan pesantren.

Menurut Nasaruddin, dukungan Baznas dapat membantu memenuhi kebutuhan pesantren yang belum seluruhnya dapat ditangani melalui anggaran pemerintah. Sebaliknya, Kemenag juga dapat mendukung berbagai program Baznas yang berkaitan dengan pembinaan dan pengembangan pesantren.

Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri, Lulusan 2024–2026 Masih Bisa Daftar

Sekitar 42 Ribu Pesantren Ada di Indonesia

Nasaruddin mengatakan dukungan terhadap pesantren perlu diperkuat karena sebagian besar lembaga tersebut tumbuh dan berkembang dengan mengandalkan peran serta dukungan masyarakat.

Ia menyebut terdapat sekitar 42 ribu pesantren di Indonesia. Seluruh pesantren tersebut berstatus swasta dan tidak terdapat pesantren yang berstatus negeri.

Kondisi tersebut membuat pesantren memiliki pola pembiayaan yang berbeda dengan sekolah negeri yang memperoleh dukungan anggaran pemerintah secara langsung.

Menurut Nasaruddin, situasi itu menjadi salah satu alasan Baznas perlu mengambil bagian dalam memberikan dukungan kepada pesantren.

Selain jumlah pesantren yang besar, jumlah santri yang menempuh pendidikan di dalamnya juga mencapai sekitar 12 juta orang. Para santri tersebut merupakan bagian dari generasi bangsa yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh pendidikan.

Karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk memperluas dukungan terhadap pendidikan pesantren.

Baca Juga: TKA SD 2026 Kelas 6, Ini Materi Penting dan Cara Belajar yang Bisa Dipersiapkan

Pendidikan Masuk Lima Prioritas Baznas

Program Pesantren Nyaman Belajar juga sejalan dengan salah satu fokus utama Baznas dalam menyalurkan dukungan di bidang pendidikan.

Kepala Baznas Sodiq Mudjahid menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu dari lima bidang yang menjadi prioritas Baznas. Selain pendidikan, terdapat empat bidang lainnya, yakni kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan mualaf.

Melalui program Pesantren Nyaman Belajar, bantuan akan diarahkan untuk menunjang berbagai kebutuhan yang berkaitan langsung dengan proses pendidikan di pesantren.

Beberapa fokusnya meliputi penguatan SDM berbasis agama dan ilmu pengetahuan, pemberian beasiswa, pembangunan maupun penguatan infrastruktur, serta pemanfaatan teknologi informasi.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pesantren meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan sekaligus memenuhi kebutuhan pembelajaran yang terus berkembang.

Baznas Alokasikan Rp17,5 Miliar untuk Pesantren

Khusus untuk program Pesantren Nyaman Belajar, Baznas menyiapkan anggaran sebesar Rp17,5 miliar bagi pesantren pada tahun ini.

Anggaran tersebut merupakan bagian dari alokasi Baznas untuk mendukung sektor pendidikan. Selain pesantren, terdapat pula dukungan untuk sejumlah program pendidikan lainnya.

Sodiq menyebut Baznas telah mengalokasikan Rp22,5 miliar untuk Kemendikti serta Rp10 miliar untuk program beasiswa. Jika digabungkan, alokasi untuk berbagai program pendidikan tersebut mencapai sekitar Rp40 miliar pada tahun ini.

Baznas juga memiliki rencana untuk memperluas dukungan pada tahun berikutnya. Namun, pengembangan program tersebut akan menyesuaikan tingkat kepercayaan serta tambahan dana yang dihimpun dari para muzaki.

Dengan demikian, keberlanjutan dan perluasan program dukungan pendidikan Baznas turut bergantung pada partisipasi masyarakat melalui zakat yang dikelola lembaga tersebut.

Baca Juga: TKG 2026 Segera Disalurkan, Guru Daerah Khusus Wajib Cek Status Wilayah

Kolaborasi Diharapkan Perkuat Pendidikan Pesantren

Peluncuran Pesantren Nyaman Belajar menjadi salah satu bentuk kolaborasi Kemenag dan Baznas dalam memberikan dukungan yang lebih luas kepada lembaga pendidikan pesantren.

Bantuan yang disiapkan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Pengembangan SDM, beasiswa, dan pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi bagian dari sasaran program.

Dengan jumlah pesantren yang mencapai sekitar 42 ribu lembaga dan santri sekitar 12 juta orang, dukungan terhadap pendidikan pesantren memiliki cakupan yang cukup luas.

Melalui sinergi Kemenag dan Baznas, program Pesantren Nyaman Belajar diharapkan dapat membantu pesantren memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran bagi para santri.***

Tags:
pendidikan pesantren Baznas

Komentar Pengguna