Perbedaan Kalimat Aktif dan Pasif Lengkap dengan Contohnya

Perbedaan Kalimat Aktif dan Pasif Lengkap dengan Contohnya

20 November 2025 | 21:16

Keboncinta.com-- Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, struktur kalimat sangat penting untuk membantu kita menyusun kalimat yang jelas, efektif, dan mudah dipahami. Dengan memahami unsur kalimat seperti subjek, predikat, objek, dan keterangan, kita dapat menghindari kesalahan penulisan serta menyampaikan gagasan secara runtut. Di sinilah peran kalimat aktif dan pasif sangat dibutuhkan, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan.

Apa itu Kalimat Aktif?

Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu tindakan. Fokus kalimat berada pada pelaku, dan predikat biasanya memakai kata kerja berimbuhan me- atau ber-.
Contoh: “Ani menulis surat.”

Jenis-jenis Kalimat Aktif

  1. Kalimat aktif transitif – membutuhkan objek (S–P–O).

Contoh: Rani membaca buku.

  1. Kalimat aktif intransitif – tidak membutuhkan objek (S–P).

Contoh: Dia sedang belajar di perpustakaan.

  1. Kalimat aktif berdasarkan bentuk predikat – kata kerja menggunakan imbuhan me- atau ber-.

Contoh: membaca, menari, berlari, bermain.

Apa itu Kalimat Pasif?

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya menerima tindakan, bukan melakukan tindakan. Predikat biasanya menggunakan imbuhan di-, ter-, atau bentuk pasif lainnya.
Contoh: “Surat itu ditulis oleh Ani.”

Jenis-jenis Kalimat Pasif

  1. Kalimat pasif transitif – objek dari kalimat aktif menjadi subjek.

Contoh: Buku itu dibaca Rani.

  1. Kalimat pasif intransitif – biasanya menggunakan bentuk ke- -an.

Contoh: Dia kejatuhan buah mangga.

  1. Kalimat pasif berdasarkan imbuhan

-          di- → tindakan dilakukan oleh pelaku tertentu

-          ter- → menunjukkan ketidaksengajaan / kemampuan

-          ke- -an → menunjukkan mengalami sesuatu

Contoh: dibaca, terbuka, kecopetan.

Perbedaan Utama Kalimat Aktif dan Pasif

  • Kalimat aktif: subjek melakukan tindakan (S–P–O).
  • Kalimat pasif: subjek menerima tindakan (O–P–S).
  • Imbuhan kata kerjanya berbeda: aktif (me-, ber-) sedangkan pasif (di-, ter-, ke- -an).

Dengan memahami perbedaan kalimat aktif dan pasif, siswa dapat menulis kalimat dengan lebih efektif dan tepat. Keduanya penting untuk dikuasai agar komunikasi tertulis maupun lisan menjadi lebih baik.

Tags:
Bahasa Indonesia Kalimat Aktif Kalimat Pasif

Komentar Pengguna