Penglihatan Terasa Berbayang? Ini Penyebab Mata Silinder yang Sering Tidak Disadari

Penglihatan Terasa Berbayang? Ini Penyebab Mata Silinder yang Sering Tidak Disadari

31 Maret 2026 | 22:08

Keboncinta.com-- Pernah merasa tulisan terlihat sedikit berbayang, terutama saat membaca dari jauh atau menatap layar terlalu lama? Atau mungkin lampu di malam hari tampak seperti memiliki bayangan ganda yang mengganggu? Banyak orang mengira itu hanya efek lelah biasa, padahal bisa jadi itu adalah tanda dari kondisi yang dikenal sebagai Astigmatisme atau yang lebih familiar disebut mata silinder.

Mata silinder bukanlah penyakit berbahaya, tetapi cukup mengganggu jika tidak ditangani. Kondisi ini terjadi ketika bentuk kornea bagian bening di depan matatidak sempurna bulat seperti bola, melainkan lebih menyerupai oval. Akibatnya, cahaya yang masuk ke mata tidak difokuskan pada satu titik di retina, melainkan menyebar ke beberapa titik. Inilah yang membuat penglihatan menjadi tidak tajam dan terasa berbayang.

Menariknya, banyak orang tidak langsung menyadari bahwa mereka memiliki mata silinder. Gejalanya sering muncul secara perlahan dan dianggap sebagai kelelahan mata biasa. Padahal jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat mata bekerja lebih keras dari seharusnya.

Salah satu penyebab utama mata silinder adalah faktor genetik. Artinya, kondisi ini bisa diturunkan dari orang tua. Jika salah satu atau kedua orang tua memiliki astigmatisme, kemungkinan anak juga mengalaminya menjadi lebih besar. Dalam kasus seperti ini, mata sudah memiliki bentuk tertentu sejak lahir.

Namun tidak semua penyebabnya berasal dari faktor keturunan.

Perubahan pada bentuk kornea juga bisa terjadi seiring waktu. Misalnya akibat kebiasaan tertentu seperti mengucek mata terlalu sering atau terlalu keras. Meskipun terlihat sepele, tekanan berulang pada mata dapat memengaruhi struktur kornea dalam jangka panjang.

Selain itu, penggunaan mata secara berlebihan juga sering dikaitkan dengan munculnya keluhan yang mirip dengan mata silinder. Terlalu lama menatap layar tanpa jeda dapat membuat mata tegang dan lelah. Kondisi ini sering dikaitkan dengan Digital Eye Strain, yang meskipun berbeda dari astigmatisme, bisa memperparah gejala seperti penglihatan kabur atau sulit fokus.

Ada juga kondisi medis tertentu yang dapat memengaruhi bentuk kornea secara lebih serius, seperti Keratoconus. Pada kondisi ini, kornea menipis dan menonjol ke depan, sehingga bentuknya menjadi tidak teratur. Akibatnya, gangguan penglihatan bisa menjadi lebih signifikan dibandingkan astigmatisme biasa.

Gejala mata silinder sendiri cukup beragam. Selain penglihatan berbayang, banyak orang juga mengalami sakit kepala, mata cepat lelah, hingga kesulitan melihat dengan jelas di malam hari. Dalam beberapa kasus, seseorang juga cenderung menyipitkan mata untuk mencoba mendapatkan fokus yang lebih baik.

Tags:
Self Reminder Kesehatan Mata Gen Milenial Wajib Tau!

Komentar Pengguna