Keboncinta.com-- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP tahun 2026.
Asesmen nasional ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memetakan capaian akademik peserta didik secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pelaksanaan TKA dijadwalkan mulai April 2026 setelah seluruh tahapan administrasi pendaftaran diselesaikan.
Berbeda dengan ujian pada umumnya, pendaftaran TKA 2026 tidak dilakukan secara mandiri oleh siswa melalui laman daring. Seluruh proses pendaftaran difasilitasi oleh pihak sekolah melalui operator satuan pendidikan.
Mekanisme ini diterapkan agar pendataan peserta lebih terkontrol dan sesuai dengan pedoman resmi kementerian.
Baca Juga: Perang Nanjing dan Pembantaian 1937: Luka Mendalam dalam Sejarah Tiongkok–Jepang
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 dibuka dalam rentang waktu yang cukup panjang, yakni mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2026.
Selama periode tersebut, siswa yang ingin mengikuti TKA wajib menyampaikan niat keikutsertaannya kepada sekolah masing-masing.
Selanjutnya, operator sekolah akan memproses pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah menjadi kunci agar tidak terjadi kendala administrasi.
Dalam proses pendaftaran, Kemendikdasmen menetapkan sejumlah persyaratan administratif yang harus dipenuhi oleh peserta.
Sekolah akan membantu mengumpulkan Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang ditandatangani oleh orang tua atau wali murid sebagai bentuk persetujuan resmi.
Selain itu, siswa juga diminta menyiapkan dokumen digital, seperti pasfoto terbaru, yang akan diunggah ke dalam sistem pendaftaran. Seluruh data peserta kemudian diinput oleh operator sekolah ke dalam portal resmi TKA yang disediakan kementerian.
TKA 2026 dirancang sebagai asesmen berbasis komputer dan dilaksanakan secara bertahap sesuai jenjang pendidikan. Untuk jenjang SMP, TKA dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, sedangkan jenjang SD akan dilaksanakan pada 20–30 April 2026.
Bagi siswa yang tidak dapat mengikuti asesmen pada jadwal utama, Kemendikdasmen menyediakan jadwal susulan yang akan digelar pada 11–17 Mei 2026. Seluruh hasil TKA dijadwalkan diumumkan secara resmi pada 24 Mei 2026.
Guna memastikan kesiapan teknis dan mental siswa, Kemendikdasmen juga menyiapkan rangkaian kegiatan pendukung sebelum pelaksanaan utama.
Baca Juga: Honorer Tamat 2025! Nasib PPPK Paruh Waktu Kini Ditentukan Kinerja dan Uang Daerah
Simulasi TKA akan dilaksanakan pada akhir Februari hingga awal Maret 2026, dilanjutkan dengan gladi bersih pada pertengahan Maret 2026.
Kegiatan ini bertujuan membantu siswa mengenal sistem ujian berbasis komputer sekaligus meminimalkan kendala teknis saat asesmen berlangsung.
Perlu ditegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan siswa. Asesmen ini berfungsi sebagai alat pemetaan capaian kompetensi akademik peserta didik secara nasional.
Data hasil TKA akan dimanfaatkan oleh sekolah, pemerintah daerah, dan pusat sebagai bahan evaluasi dan dasar perbaikan kualitas pembelajaran.
Dengan adanya TKA, pemerintah berharap proses belajar-mengajar di sekolah dapat terus ditingkatkan secara lebih terarah dan berbasis data.***