Khazanah
SUWANDI

Pemkot Cirebon Jamin Masa Depan Lovanya, Siswi Berprestasi yang Kehilangan Keluarga dan Kakinya

Pemkot Cirebon Jamin Masa Depan Lovanya, Siswi Berprestasi yang Kehilangan Keluarga dan Kakinya

17 Juli 2026 | 10:38

CIREBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon berkomitmen penuh untuk mengawal proses pemulihan dan masa depan Lovanya Evelyn Kautsar. Siswi berprestasi tersebut merupakan korban selamat dalam kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gronggong, Jalan Raya Cirebon–Kuningan, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, pada Senin (13/7).

Tragedi memilukan yang melibatkan sebuah truk tersebut merenggut nyawa seluruh anggota keluarga inti Lovanya, yakni ayah, ibu, serta adiknya. Tidak hanya menanggung duka mendalam karena kehilangan orang-orang tercinta, Lovanya juga harus merelakan kaki kanannya diamputasi akibat cedera berat yang dialaminya.

Pendampingan Psikologis dan Pemulihan Total

Sebagai wujud kepedulian nyata, Bunda Forum Anak Kota Cirebon, Noviyanti Edo, langsung mengunjungi Lovanya yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSD Gunung Jati Cirebon. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan hadirnya pemerintah dalam proses pemulihan jangka panjang korban.

"Saya turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami Lovanya. Tidak mudah menerima kenyataan bahwa dalam satu peristiwa ia kehilangan kedua orang tua, adik, sekaligus harus kehilangan salah satu kakinya," ujar Noviyanti dengan nada haru.

Noviyanti menegaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Wali Kota Cirebon untuk menjamin seluruh kebutuhan Lovanya. Pemkot Cirebon akan mengawal ketat pemulihan fisik maupun psikis (trauma healing) korban, serta memastikan keberlangsungan masa depannya. Langkah ini dinilai sejalan dengan komitmen Kota Cirebon sebagai Kota Layak Anak.

"Lovanya adalah anak yang cerdas dan berprestasi. Semangatnya tidak boleh berhenti hanya karena musibah ini. Kita ingin ia tetap memiliki harapan, kesempatan belajar, dan masa depan yang baik," tambah Noviyanti.

Jaminan Keberlanjutan Pendidikan Lewat Skema Khusus

Komitmen senada juga datang dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon. Kepala Bidang Kurikulum dan Tenaga Kependidikan Disdik Kota Cirebon, Ade Cahyaningsih, memastikan bahwa hak pendidikan Lovanya tidak akan terputus dan bakal tetap terpenuhi melalui skema khusus.

"Pemerintah Kota Cirebon akan memastikan hak pendidikan Lovanya tetap terpenuhi. Ia akan tetap mendapatkan layanan pendidikan, memperoleh ijazah, serta difasilitasi melalui skema pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi kesehatannya," kata Ade tegas.

Saat ini, Disdik Kota Cirebon tengah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak keluarga besar dan sekolah asal korban untuk merumuskan metode pembelajaran terbaik selama masa pemulihan. Pemerintah juga menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi penentuan sekolah lanjutan, termasuk menjalin komunikasi lintas daerah jika nantinya diperlukan perpindahan atau penempatan sekolah baru.

Melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan Forum Anak, Dinas Pendidikan, dan pihak rumah sakit, Pemkot Cirebon berharap seluruh bantuan dan pendampingan ini dapat menjadi pilar kekuatan bagi Lovanya. Harapannya, ia bisa segera bangkit dari trauma, pulih secara fisik, dan tetap optimis dalam mengejar cita-citanya di masa depan. (swd)

Tags:

Komentar Pengguna