Berita
Hilmi An Naufal

Udara Membaik, Sekolah di Musi Banyuasin Kembali Tatap Muka

Udara Membaik, Sekolah di Musi Banyuasin Kembali Tatap Muka

26 September 2026 | 07:15

KEBONCINTA.COM — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka penuh mulai Kamis, 24 September 2026. Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi menunjukkan perbaikan kondisi udara yang sebelumnya terdampak kabut asap.

Kebijakan ini mencakup satuan pendidikan PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, dan MTs sederajat di wilayah Musi Banyuasin. Dengan perubahan tersebut, kegiatan belajar yang sebelumnya berlangsung jarak jauh kembali dilaksanakan di sekolah.

Keputusan diambil dalam rapat evaluasi penanganan dampak kabut asap serta kebakaran hutan, kebun, dan lahan di Ruang Rapat Randik pada Rabu, 23 September 2026. Pertemuan dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Musi Banyuasin, Ardiansyah.

Rapat melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, serta unsur pemerintah terkait. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan laporan yang dibahas dalam rapat, Indeks Standar Pencemar Udara tercatat berada pada angka 98 atau kategori sedang. Pengukuran menggunakan perangkat pemantauan kualitas udara dengan parameter PM2,5. Angka tersebut merupakan hasil evaluasi yang mendasari keputusan, bukan pembacaan udara terkini untuk setiap lokasi sekolah.

Peningkatan curah hujan turut menjadi bagian dari perbaikan kondisi. BPBD melaporkan berkurangnya sebaran titik panas, sementara Dinas Kesehatan mencatat penurunan tren kasus infeksi saluran pernapasan akut pada pekan ketiga September.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin, Yayan, meminta satuan pendidikan memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebelum menjalankan pembelajaran tatap muka. Sekolah juga diminta tetap memperhatikan kesehatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

Pemantauan kondisi cuaca serta kualitas udara akan tetap dilakukan secara berkala oleh instansi terkait. Dengan demikian, keputusan kembali ke sekolah tetap disertai pengawasan terhadap perkembangan lingkungan.

Bagi siswa dan orang tua, perubahan ini berarti kegiatan belajar kembali mengikuti pengaturan tatap muka dari sekolah masing-masing. Informasi teknis mengenai jadwal serta ketentuan di lingkungan sekolah perlu diperhatikan melalui pemberitahuan resmi satuan pendidikan.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna