Keboncinta.com-- Apabila tidak melihat dan mengalami sendiri, mungkin banyak Ayah Bunda sulit mempercayainya.
Itulah yang dirasakan Mumu, seorang wali santri asal Lemahabang, Kabupaten Cirebon, sebelum akhirnya menyekolahkan anaknya di Pesantren Wirausaha Kebon Cinta, Ciwaringin, Cirebon.
“Saya awalnya juga tidak percaya. Baru benar-benar percaya ketika tahun kemarin memasukkan anak saya ke Pesantren Wirausaha Kebon Cinta,” ungkap Mumu.
Pengalaman langsung tersebut membuktikan bahwa pesantren ini benar-benar menghadirkan pendidikan yang terjangkau tanpa mengorbankan kualitas.
Baca Juga: Jangan Dulu ke Tempat Servis! Tak Perlu Aplikasi, Begini Cara Hapus Password Windows 10
Rincian Biaya Pesantren Wirausaha Kebon Cinta
Salah satu keunggulan Pesantren Wirausaha Kebon Cinta adalah keterbukaan dan keringanan biaya yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat. Berikut rincian biaya utama yang perlu diketahui orang tua santri:
Sementara itu, kebutuhan seperti buku, kitab, alat tulis, seragam batik, kaos olahraga, dan perlengkapan lain dapat dibeli sendiri di kantin pesantren sesuai kemampuan masing-masing orang tua.
Untuk biaya yang bersifat insidental, pembayarannya dilakukan menjelang kegiatan berlangsung dan tetap mempertimbangkan kemampuan wali santri.
Baca Juga: Gemini Bakal Punya Fitur Anotasi Gambar, Edit Visual Jadi Lebih Cepat dan Presisi
Sekolah Formal Gratis, Tanpa Pungutan Liar
Hal yang patut diapresiasi, seluruh sekolah formal yang berada di lingkungan Pesantren Wirausaha Kebon Cinta gratis tanpa pungutan biaya.
Tidak hanya itu, para guru, ustaz, pengurus pondok, hingga pengurus kamar tidak diperkenankan melakukan pungutan apa pun kepada santri tanpa izin resmi dari Yayasan Pesantren Kebon Cinta.
Kebijakan ini menjadi bukti komitmen pesantren dalam menjaga kepercayaan orang tua serta menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan transparan.
Pesantren yang Memahami Kondisi Ekonomi Masyarakat
Dengan biaya yang ringan, sistem keuangan yang transparan, serta pendidikan formal gratis, Pesantren Wirausaha Kebon Cinta menunjukkan kepedulian nyata terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Baca Juga: CPNS 2026 Fokus Fresh Graduate, Pemerintah Mulai Regenerasi ASN Nasional
Pesantren ini tidak hanya mendidik santri dalam aspek keagamaan, tetapi juga menanamkan kemandirian dan jiwa wirausaha sejak dini.
Ringkasnya, Pesantren Wirausaha Kebon Cinta menjadi bukti bahwa pendidikan berkualitas tidak harus mahal dan tetap bisa diakses oleh semua kalangan.***