Keboncinta.com-- Transformasi digital di dunia pendidikan terus berjalan. Untuk mendukung pengelolaan administrasi sekolah yang lebih efektif, Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menyediakan aplikasi e-Rapor SD yang dapat digunakan pada tahun ajaran 2026.
Kehadiran aplikasi ini menjadi solusi bagi operator sekolah, wali kelas, dan guru mata pelajaran dalam mengelola berbagai data akademik peserta didik secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Melalui sistem digital ini, proses pengolahan nilai hingga penyusunan laporan hasil belajar siswa dapat dilakukan dengan lebih efisien dibandingkan metode manual.
e-Rapor SD merupakan salah satu instrumen penting yang mendukung modernisasi administrasi pendidikan di tingkat sekolah dasar. Sistem ini dirancang untuk mempermudah berbagai pekerjaan akademik yang sebelumnya membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengelola:
Dengan sistem yang terhubung langsung ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik), validitas data menjadi lebih terjamin sekaligus meminimalkan kesalahan administrasi yang sering terjadi saat pengolahan rapor secara manual.
Untuk pelaksanaan tahun ajaran 2026, Kemendikdasmen masih menggunakan aplikasi e-Rapor SD Versi 2025.1.
Aplikasi dapat diakses melalui:
Sekolah yang belum pernah menggunakan aplikasi ini diwajibkan mengunduh installer utama terlebih dahulu. Sementara itu, sekolah yang sudah menggunakan versi sebelumnya cukup melakukan pembaruan melalui file updater yang telah disediakan.
Baca Juga: Jangan Sampai Gagal di Tahap Lapor Diri! Ini Daftar Dokumen Wajib PPG Guru Tertentu 2026 Tahap 2
Proses pemasangan aplikasi e-Rapor SD tergolong sederhana dan dapat dilakukan oleh operator sekolah dengan mudah.
Langkah-langkah instalasi meliputi:
Melalui ikon tersebut, operator dan guru dapat langsung mengakses berbagai fitur yang tersedia untuk mengelola data akademik sekolah.
Salah satu keunggulan e-Rapor SD adalah kemampuannya mendukung implementasi dua kurikulum yang masih digunakan di berbagai sekolah, yakni Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013.
Aplikasi ini membantu sekolah dalam:
Dengan fitur-fitur tersebut, proses administrasi pendidikan menjadi lebih efektif sekaligus mengurangi beban kerja guru dan operator sekolah.
Baca Juga: Biaya Belum Diumumkan, Tapi Pendaftaran Haji 2027 Sudah Dibuka! Ini Penjelasan Lengkapnya
Kemendikdasmen mengimbau seluruh sekolah yang belum memasang aplikasi e-Rapor SD untuk segera melakukan instalasi sebelum memasuki periode pengolahan nilai.
Persiapan lebih awal akan membantu sekolah menghindari kendala teknis saat proses pengisian rapor berlangsung dan memastikan seluruh data peserta didik dapat dikelola dengan baik.
Panduan penggunaan aplikasi dapat diakses melalui:
Dengan hadirnya e-Rapor SD terbaru, diharapkan proses administrasi pendidikan di sekolah dasar semakin modern, efisien, dan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan nasional secara berkelanjutan.***