Keboncinta.com-- Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) merupakan momen penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, teman, serta budaya belajar yang akan mereka jalani. Pada tahun 2026, MPLS tidak hanya berfokus pada pengenalan sekolah, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk karakter, meningkatkan kecakapan digital, dan menanamkan budaya positif sejak hari pertama masuk sekolah.
Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, terdapat empat materi utama yang wajib diberikan kepada peserta didik baru sebagai bekal untuk menghadapi proses pembelajaran dan kehidupan sosial di lingkungan sekolah.
1. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Materi pertama menekankan pentingnya pembiasaan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, peserta didik diajak untuk membangun karakter yang kuat, mandiri, bertanggung jawab, dan berintegritas.
Kebiasaan tersebut meliputi disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, kepedulian terhadap lingkungan, kerja sama, serta sikap santun dalam berinteraksi dengan orang lain. Pembiasaan ini diharapkan menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul dan berakhlak mulia.
2. Pagi Ceria
MPLS 2026 juga menghadirkan program Pagi Ceria sebagai upaya menciptakan suasana belajar yang sehat dan menyenangkan. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui senam bersama, bernyanyi, doa bersama, maupun berbagai aktivitas ice breaking yang membangun semangat.
Melalui Pagi Ceria, peserta didik diharapkan datang ke sekolah dengan perasaan bahagia, bersemangat, dan siap mengikuti proses pembelajaran. Lingkungan belajar yang positif akan membantu meningkatkan motivasi belajar sekaligus mempererat hubungan antarwarga sekolah.
3. Sopan dan Santun Bermedia Sosial
Di era digital, kemampuan menggunakan media sosial secara bijak menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda. Oleh karena itu, MPLS 2026 memberikan perhatian khusus pada pendidikan literasi digital melalui materi Sopan dan Santun Bermedia Sosial.
Peserta didik diperkenalkan pada etika digital, pentingnya menjaga privasi, menghargai orang lain di ruang digital, serta memahami bahaya penyebaran hoaks dan perundungan siber. Dengan pemahaman tersebut, siswa diharapkan mampu menjadi warga digital yang cerdas, bertanggung jawab, dan beretika.
4. Budaya 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun
Budaya 5S menjadi salah satu nilai penting yang ditanamkan selama MPLS. Kebiasaan sederhana seperti tersenyum, memberi salam, menyapa, bersikap sopan, dan santun dapat menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, nyaman, aman, dan inklusif.
Budaya positif ini juga membantu membangun hubungan yang harmonis antara siswa, guru, tenaga kependidikan, maupun seluruh warga sekolah. Dengan demikian, sekolah menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan berkembang.
Membangun Generasi Hebat Sejak Hari Pertama
MPLS 2026 bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah, melainkan langkah awal dalam membentuk generasi Indonesia yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki kecakapan digital. Melalui empat materi utama tersebut, peserta didik diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, menghargai sesama, bijak dalam menggunakan teknologi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan dukungan seluruh warga sekolah dan orang tua, MPLS yang ramah dan menyenangkan dapat menjadi awal yang baik bagi lahirnya generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045.
"MPLS Ramah, Sekolah Nyaman, Murid Berkarakter."