Kesehatan
Azzahra Esa Nabila

Minuman Kekinian dan Lambung yang Terlupakan: Ancaman di Balik Tren yang Digemari

Minuman Kekinian dan Lambung yang Terlupakan: Ancaman di Balik Tren yang Digemari

24 Juni 2026 | 12:08

Keboncinta.com-- Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, mampir ke kedai kopi atau membeli minuman viral sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Segelas es kopi susu, boba, minuman bersoda, hingga berbagai racikan dengan topping berlimpah sering kali menjadi teman bekerja, belajar, atau sekadar mengusir rasa bosan. Tak sedikit orang yang bahkan mengawali hari dengan minuman berkafein sebelum sarapan. Rasanya praktis, menyenangkan, dan seolah menjadi bagian dari gaya hidup modern. 

Banyak orang mengira masalah lambung hanya disebabkan oleh telat makan atau makanan pedas. Padahal, kondisi lambung dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk apa yang kita minum setiap hari. Sebagian minuman kekinian mengandung kadar kafein, gula, atau asam yang cukup tinggi. Ketika dikonsumsi berlebihan, terutama dalam keadaan perut kosong, zat-zat tersebut dapat memicu peningkatan produksi asam lambung pada sebagian orang. Ditambah lagi, gaya hidup yang sering menyertai konsumsi minuman tersebut seperti begadang, stres, dan pola makan tidak teratur membuat risiko gangguan lambung semakin besar. Jadi, bukan semata-mata minumannya yang menjadi penyebab, melainkan kombinasi kebiasaan yang menyertainya.

Yang sering tidak disadari, gangguan lambung tidak selalu muncul secara tiba-tiba. Awalnya mungkin hanya berupa rasa perih ringan, kembung, mual, atau sensasi tidak nyaman setelah mengonsumsi minuman tertentu. Karena gejalanya tampak sepele, banyak orang memilih mengabaikannya. Padahal, jika kebiasaan tersebut berlangsung terus-menerus, keluhan bisa menjadi lebih sering muncul dan mengganggu aktivitas. Menariknya, tidak semua orang memiliki respons yang sama. Ada yang tetap nyaman meski rutin minum kopi, sementara yang lain langsung merasakan gejala setelah satu gelas saja. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kondisi tubuh setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap makanan dan minuman tertentu.

Tags:
Gen Z Lifestyle Kesehatan Tubuh Edukasi Kesehatan

Komentar Pengguna