Berita
Azzahra Esa Nabila

Mengapa Jalanan Dunia Terbelah Dua? Kisah Sejarah di Balik Kemudi Kiri dan Kanan

Mengapa Jalanan Dunia Terbelah Dua? Kisah Sejarah di Balik Kemudi Kiri dan Kanan

23 Juni 2026 | 12:01

Keboncinta.com-- Pernahkah Anda merasa sedikit bingung saat menonton film dari Inggris atau Australia? Mobil-mobil di sana melaju di sisi kiri jalan, sesuatu yang terasa terbalik bagi banyak orang yang terbiasa berkendara di sisi kanan. Menariknya, tidak ada alasan alamiah yang menentukan manusia harus memilih kiri atau kanan. Namun hingga hari ini, dunia tetap terbagi menjadi dua kubu besar. Sebagian negara mengemudi di kiri, sementara yang lain memilih kanan. Perbedaan ini terlihat sederhana, tetapi ternyata menyimpan cerita sejarah yang panjang dan menarik.

Jauh sebelum mobil ditemukan, manusia sudah menghadapi persoalan yang sama saat bepergian dengan kuda. Pada masa lampau, kebanyakan orang menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan. Para penunggang kuda sering memilih bergerak di sisi kiri jalan agar tangan kanan mereka lebih bebas untuk berjabat tangan, membawa barang, atau bahkan mempertahankan diri jika menghadapi ancaman. Karena kebiasaan itu berlangsung selama berabad-abad, banyak wilayah di Eropa awalnya menggunakan aturan tidak resmi untuk tetap berada di sisi kiri. Jadi, jika ditelusuri ke belakang, mengemudi di kiri sebenarnya bukan kebiasaan yang aneh, melainkan salah satu tradisi tertua dalam sejarah perjalanan manusia.

Lalu mengapa banyak negara justru beralih ke kanan? Salah satu jawabannya berkaitan dengan perubahan alat transportasi dan pengaruh politik. Ketika kereta barang besar mulai digunakan, pengemudi sering duduk di sisi kiri kendaraan agar lebih mudah mengawasi muatan dan posisi roda. Dari posisi itu, mengemudi di sisi kanan jalan menjadi lebih nyaman. Perubahan semakin meluas setelah munculnya pengaruh besar dari Prancis pada masa pemerintahan tokoh-tokoh berpengaruh di Eropa. Negara-negara yang berada di bawah pengaruh tersebut perlahan mengadopsi sistem lalu lintas kanan. Sementara itu, Inggris mempertahankan tradisi lamanya dan membawa kebiasaan mengemudi di kiri ke berbagai wilayah yang pernah menjadi bagian dari kekuasaannya.

Yang menarik, pilihan kiri atau kanan sebenarnya tidak membuat suatu sistem lebih unggul daripada yang lain. Setelah masyarakat terbiasa, keduanya sama-sama efektif. Namun perbedaan ini menunjukkan bahwa banyak hal yang kita anggap normal hari ini sering kali merupakan hasil dari keputusan sejarah yang diwariskan turun-temurun. Kebiasaan yang awalnya lahir karena kebutuhan para penunggang kuda akhirnya menentukan cara miliaran orang mengemudikan kendaraan modern.

Tags:
sejarah dunia Fakta Menarik Gen milenial saat ini

Komentar Pengguna