Keboncinta.com-- Penghujung bulan Maret 2026 masih belum membawa kabar baik bagi sebagian guru yang hingga saat ini belum juga melihat titik terang terkait penerbitan rekening mereka. Padahal, mereka merupakan peserta PPG tahap 1 tahun 2025 yang telah dinyatakan lulus.
Ironisnya, pada tahap berikutnya tahap 2 dan 3sebagian guru justru sudah menerima haknya, bahkan hingga tahap pencairan. Ketimpangan ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di kalangan guru yang masih menunggu: Bagaimana dengan hak kami?
Lebih menyedihkan lagi, ada guru yang hingga kini belum menerima gaji maupun tunjangan. Sementara itu, imbauan untuk tetap sabar terus digaungkan. Namun, kesabaran yang diminta bukanlah tanpa batas. Sejak Januari, para guru telah menunggu dengan penuh harap. Kini, waktu terus berjalan tanpa kepastian yang jelas.
Memasuki bulan April 2026, harapan kembali disandarkan pada proses validasi data yang dijadwalkan berlangsung pada 15–18 April 2026. Para guru berharap seluruh data pada sistem GTK dapat dinyatakan valid, sehingga proses penerbitan rekening bisa segera terealisasi.
Jika tahap validasi berjalan lancar, maka langkah selanjutnya adalah aktivasi rekening, dilanjutkan dengan penerbitan SKTP, hingga akhirnya hak yang selama ini dinantikan dapat dibayarkan.
Harapan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi para guru PPG yang telah lulus sejak tahun 2025, ini adalah hal besar yang terus dinanti. Lebih dari sekadar hak finansial, ini juga menyangkut penghargaan atas dedikasi dan perjuangan mereka dalam dunia pendidikan.
Menjadi guru bukan hanya soal mengajar, tetapi juga tentang kesabaran dan keteguhan. Namun, sudah selayaknya setiap perjuangan mendapatkan penghargaan yang layak. Semoga dalam waktu dekat, kabar baik benar-benar datang, dan penantian panjang ini segera berakhir.