Internasional
Rahman Abdullah

Mau Salat dan Berdoa di Hijr Ismail? Simak Aturan Jam Masuk Terbaru dari Arab Saudi

Mau Salat dan Berdoa di Hijr Ismail? Simak Aturan Jam Masuk Terbaru dari Arab Saudi

26 Juni 2026 | 13:54

Keboncinta.com-- Hijr Ismail menjadi salah satu lokasi yang paling diminati jemaah saat menunaikan ibadah di Masjidil Haram. Area yang berada di sisi Ka'bah ini dikenal sebagai tempat yang istimewa untuk memperbanyak doa dan ibadah, sehingga hampir selalu dipadati pengunjung dari berbagai negara.

Untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi kepadatan, otoritas Arab Saudi kini menerapkan sistem pengaturan waktu khusus bagi jemaah pria dan wanita yang ingin memasuki Hijr Ismail.

Hijr Ismail Selalu Menjadi Magnet Jemaah

Setiap musim haji maupun umrah, Hijr Ismail menjadi salah satu titik yang paling ramai di kawasan Masjidil Haram.

Banyak jemaah memanfaatkan kesempatan berada di area tersebut untuk melaksanakan salat sunnah, berzikir, serta memanjatkan doa karena tempat ini memiliki keutamaan tersendiri dalam tradisi Islam.

Tingginya minat jemaah membuat kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan, terutama pada waktu-waktu tertentu.

Baca Juga: Ribuan Peserta BIB 2026 Bersiap Hadapi Tes Penentu! Simulasi AKAP Dimulai, Jangan Sampai Salah Persiapan

Arab Saudi Terapkan Jadwal Khusus Akses Hijr Ismail

Untuk mengelola arus jemaah dengan lebih baik, Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memberlakukan jadwal akses khusus bagi pria dan wanita.

Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibadah sekaligus menjaga kelancaran mobilitas di dalam kompleks Masjidil Haram.

Melalui sistem pembagian waktu, kepadatan di sekitar Hijr Ismail diharapkan dapat dikurangi sehingga jemaah dapat beribadah dengan lebih nyaman.

Jadwal Akses untuk Pria dan Wanita

Berdasarkan ketentuan yang diberlakukan, waktu akses dibedakan sebagai berikut:

  • Jemaah wanita mendapat kesempatan memasuki Hijr Ismail pada pukul 06.00 hingga 09.00 waktu setempat.

  • Jemaah pria memperoleh akses pada pukul 22.00 hingga 01.00 waktu setempat.

Dengan pembagian jadwal tersebut, pergerakan jemaah diharapkan menjadi lebih tertib dan setiap kelompok memiliki kesempatan beribadah secara lebih leluasa.

Baca Juga: Kabar Gembira! Raja Salman Berangkatkan 1.000 Jemaah Umrah Gratis, Indonesia Masuk Daftar Gelombang Pertama

Bagian dari Transformasi Pelayanan di Masjidil Haram

Penerapan jadwal khusus ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan tamu Allah yang datang setiap tahun.

Selain memperhatikan aspek kenyamanan, kebijakan tersebut juga mendukung sistem pengelolaan jemaah yang lebih modern dan efisien.

Transformasi pelayanan terus dilakukan untuk memastikan aktivitas ibadah di kawasan Masjidil Haram berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Membantu Kelancaran Mobilitas dan Keamanan Jemaah

Pengaturan waktu akses tidak hanya bertujuan mengurangi kepadatan, tetapi juga memudahkan petugas dalam mengatur arus keluar-masuk jemaah.

Dengan jumlah pengunjung yang sangat besar setiap harinya, sistem ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus meminimalkan potensi penumpukan di area Hijr Ismail.

Langkah tersebut diharapkan memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman tanpa mengurangi kekhusyukan para jemaah saat berada di salah satu lokasi yang paling istimewa di Masjidil Haram.

Baca Juga: Bukan Cuma Mengajar! Ini Rahasia Dosen Swasta Bisa Naik Jadi Profesor Lebih Cepat

Penerapan jadwal khusus akses Hijr Ismail menjadi bagian dari komitmen Arab Saudi dalam menghadirkan pelayanan ibadah yang semakin baik bagi umat Islam dari seluruh dunia. Melalui pembagian waktu bagi jemaah pria dan wanita, pemerintah berharap kepadatan dapat dikurangi sehingga aktivitas ibadah berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman.

Bagi jemaah yang akan melaksanakan umrah maupun haji, memahami aturan terbaru ini menjadi penting agar dapat mengatur waktu kunjungan ke Hijr Ismail dengan lebih baik dan menjalankan ibadah secara optimal.***

Tags:
Jemaah haji indonesia Internasional Umrah

Komentar Pengguna