Lifestyle
Azzahra Esa Nabila

Krisis Identitas Bukan Milik Gen Z: Pergulatan Mencari Diri yang Dialami Setiap Generasi

Krisis Identitas Bukan Milik Gen Z: Pergulatan Mencari Diri yang Dialami Setiap Generasi

23 Juni 2026 | 12:24

Keboncinta.com-- Belakangan ini, istilah “krisis identitas” sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Ada yang merasa bingung menentukan karier, ragu terhadap pilihan hidup, atau mempertanyakan siapa dirinya sebenarnya. Fenomena ini sering dikaitkan dengan generasi muda yang hidup di era media sosial. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa kebingungan tentang jati diri adalah masalah khas generasi sekarang. Namun, benarkah demikian? Ataukah setiap generasi sebenarnya pernah mengalami pergulatan yang sama, hanya dalam bentuk yang berbeda?

Jika menengok ke belakang, manusia selalu berada dalam proses mencari identitas. Seorang pemuda pada abad lalu mungkin tidak bingung memilih jurusan kuliah seperti sekarang, tetapi ia bisa saja gelisah menentukan apakah harus mengikuti profesi keluarga atau mengejar jalan hidupnya sendiri. Seorang perempuan di masa lalu mungkin bergulat dengan harapan masyarakat yang membatasi pilihan hidupnya. Bahkan dalam berbagai catatan sejarah dan karya sastra lama, banyak tokoh digambarkan sedang mencari makna hidup, tujuan, dan tempat mereka di dunia. Artinya, pertanyaan “siapa saya sebenarnya?” bukanlah pertanyaan baru. Yang berubah hanyalah konteks dan tantangannya.

Perbedaannya, generasi saat ini hidup dalam dunia yang menawarkan pilihan hampir tanpa batas. Media sosial memperlihatkan begitu banyak gaya hidup, profesi, dan pencapaian orang lain setiap hari. Akibatnya, proses mengenal diri sering kali bercampur dengan dorongan untuk membandingkan diri. Di masa lalu, seseorang mungkin membandingkan dirinya dengan lingkungan sekitar. Kini, perbandingan itu bisa terjadi dengan ribuan orang dari berbagai belahan dunia dalam hitungan menit. Tidak heran jika krisis identitas terasa lebih terlihat dan lebih sering dibicarakan. Bukan karena manusia modern lebih rapuh, melainkan karena tantangan yang mereka hadapi juga semakin kompleks.

Menariknya, setiap generasi cenderung menganggap generasi berikutnya memiliki masalah yang berbeda atau lebih berat. Padahal, di balik perubahan zaman, ada pengalaman manusia yang tetap sama: keinginan untuk diterima, kebutuhan akan makna, dan pencarian arah hidup. Kakek-nenek kita mungkin tidak mengenal istilah krisis identitas, tetapi bukan berarti mereka tidak pernah mengalaminya. Mereka hanya mengekspresikannya dengan bahasa dan cara yang berbeda.

Tags:
Gen Z Lifestyle Jati Diri Self Control

Komentar Pengguna