Khazanah
Rahman Abdullah

Keutamaan 10 Muharram yang Jarang Diketahui, Pahala Puasa Asyura Bisa Hapus Dosa Setahun

Keutamaan 10 Muharram yang Jarang Diketahui, Pahala Puasa Asyura Bisa Hapus Dosa Setahun

25 Juni 2026 | 13:40

Keboncinta.com-- Bulan Muharram menempati posisi istimewa dalam kalender Islam. Sebagai salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT, Muharram menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak amal saleh, dan menjauhi berbagai perbuatan yang dilarang.

Di antara hari-hari yang paling utama pada bulan ini adalah tanggal 10 Muharram atau yang dikenal sebagai Hari Asyura. Hari tersebut memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW. Sayangnya, masih banyak umat Islam yang hanya mengenal puasa Asyura tanpa memahami hikmah dan keistimewaan besar yang terkandung di dalamnya.

Memahami keutamaan Hari Asyura tidak hanya dapat menambah wawasan keislaman, tetapi juga menjadi motivasi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan yang dianjurkan.

Baca Juga: Kesempatan Langka! Pesantren Kebon Cinta Buka Beasiswa Gratis 6 Tahun untuk Anak Yatim

Mengenal Hari Asyura dalam Islam

Hari Asyura merupakan sebutan bagi tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriah. Kata "Asyura" berasal dari bahasa Arab yang berarti "sepuluh", merujuk pada hari kesepuluh bulan Muharram.

Sejarah mencatat bahwa ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun.

Melihat hal itu, Rasulullah SAW menyatakan bahwa umat Islam lebih berhak mengikuti ajaran Nabi Musa AS. Karena itulah beliau menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa pada hari Asyura sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Keutamaan 10 Muharram yang Perlu Diketahui

1. Puasa Asyura Menjadi Sebab Penghapusan Dosa Setahun

Salah satu keutamaan terbesar Hari Asyura adalah pahala puasa sunnah yang sangat istimewa. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa pada tanggal 10 Muharram diharapkan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Keutamaan ini menunjukkan betapa luas rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah dan bertaubat.

Baca Juga: Beasiswa Penuh 6 Tahun untuk Yatim Berprestasi Resmi Dibuka! Gratis Sekolah, Asrama, Tahfidz hingga Lulus MA

2. Mengenang Pertolongan Allah kepada Nabi Musa AS

Hari Asyura juga menjadi pengingat akan peristiwa bersejarah ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan kaumnya dari kejaran Fir'aun.

Dengan kekuasaan-Nya, Allah membelah lautan sehingga Nabi Musa AS dan Bani Israil dapat menyeberang dengan selamat. Sementara itu, Fir'aun beserta pasukannya ditenggelamkan.

Peristiwa ini mengajarkan bahwa pertolongan Allah selalu dekat bagi orang-orang yang beriman dan bersabar.

3. Kesempatan Memperbanyak Amal Saleh

Muharram termasuk bulan yang dimuliakan sehingga setiap amal kebaikan memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT.

Pada Hari Asyura, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan seperti:

  • Puasa sunnah

  • Membaca Al-Qur'an

  • Berdzikir

  • Berdoa

  • Bersedekah

  • Menjalin silaturahmi

  • Membantu sesama

Amalan-amalan tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus mempererat hubungan dengan Allah SWT.

Baca Juga: Kesempatan Emas! 20 Anak Yatim Berprestasi Dapat Beasiswa Penuh 6 Tahun di Pesantren Kebon Cinta Cirebon, Simak Info Lengkapnya

4. Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Menjalankan puasa Asyura merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Selain memperoleh pahala puasa, seorang muslim juga mendapatkan keutamaan karena berusaha menghidupkan sunnah Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

5. Menumbuhkan Rasa Syukur kepada Allah SWT

Hari Asyura mengajarkan pentingnya bersyukur atas segala nikmat dan pertolongan yang diberikan Allah SWT.

Sebagaimana Nabi Musa AS berpuasa sebagai ungkapan syukur atas keselamatan yang diberikan Allah, umat Islam juga diajak untuk menunjukkan rasa syukur melalui ibadah dan amal saleh.

Amalan yang Dianjurkan pada 10 Muharram

Puasa Asyura

Puasa Asyura merupakan amalan utama pada tanggal 10 Muharram.

Banyak ulama menganjurkan agar puasa dilakukan pada tanggal 9 dan 10 Muharram untuk membedakan diri dari kebiasaan kaum Yahudi. Sebagian ulama juga membolehkan puasa pada tanggal 10 dan 11 Muharram.

Baca Juga: MPLS 2026 Punya Aturan Baru! Sekolah Wajib Laporkan Hasil Kegiatan kepada Orang Tua, Ada Batas Waktunya

Memperbanyak Dzikir dan Doa

Hari Asyura dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah SWT.

Umat Islam dapat memohon ampunan, keberkahan hidup, kesehatan, kemudahan rezeki, serta petunjuk dalam menjalani kehidupan.

Bersedekah kepada Sesama

Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Memanfaatkan Hari Asyura untuk berbagi kepada sesama menjadi bentuk syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.

Muhasabah dan Introspeksi Diri

Sebagai awal tahun Hijriah, Muharram menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi diri.

Hari Asyura dapat dijadikan momentum memperbaiki kekurangan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menyusun target spiritual yang lebih baik untuk masa mendatang.

Baca Juga: SPMB 2026 Berubah! Daftar Ulang Kini Jadi Kunci Sukses Pelaksanaan MPLS

Hikmah Besar di Balik Hari Asyura

Keutamaan Hari Asyura tidak hanya berkaitan dengan pahala ibadah, tetapi juga mengandung banyak pelajaran berharga bagi kehidupan seorang muslim.

Beberapa hikmah yang dapat dipetik antara lain:

  • Menguatkan keyakinan terhadap pertolongan Allah SWT.

  • Menumbuhkan kesabaran dalam menghadapi ujian.

  • Mempererat hubungan dengan Allah melalui ibadah.

  • Meningkatkan rasa syukur atas nikmat kehidupan.

  • Menumbuhkan kepedulian terhadap sesama melalui sedekah dan kebaikan.

Hal yang Perlu Dihindari Saat 10 Muharram

Dalam mengamalkan ibadah pada Hari Asyura, umat Islam hendaknya tetap berpegang pada Al-Qur'an dan sunnah yang sahih.

Beberapa hal yang perlu dihindari antara lain:

  • Meyakini adanya kekuatan khusus pada Hari Asyura tanpa dalil yang jelas.

  • Melakukan ritual yang tidak pernah diajarkan Rasulullah SAW.

  • Berlebihan dalam memperingati Hari Asyura.

  • Menyebarkan hadis-hadis lemah atau palsu mengenai keutamaan Muharram.

Hari Asyura pada tanggal 10 Muharram merupakan salah satu momentum istimewa yang Allah SWT berikan kepada umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan.

Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Banyak Rombongan Umrah Indonesia Selalu Menyempatkan Ziarah ke Taif

Melalui puasa Asyura, dzikir, doa, sedekah, dan berbagai amal saleh lainnya, seorang muslim dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meneladani perjuangan para nabi dalam menghadapi ujian kehidupan.

Semoga kita termasuk hamba-hamba yang mampu memanfaatkan keutamaan 10 Muharram untuk meraih ampunan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT.***

Tags:
Khazanah Islam Puasa Asyura

Komentar Pengguna