Keboncinta.com-- Peluang besar dibuka oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum untuk meningkatkan kompetensi melalui Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Program ini menawarkan kuota hingga 250 ribu peserta dan diselenggarakan secara daring melalui platform MOOC Pintar.
Minat terhadap pelatihan ini terbilang sangat tinggi. Hingga saat ini, lebih dari 243 ribu orang telah mendaftarkan diri, dengan mayoritas berasal dari kalangan guru dan dosen.
Baca Juga: Kebijakan Baru Arab Saudi Haji 2026: Pajak Impor Hewan Kurban Dihapus, Harga Lebih Stabil
Pendaftaran masih dibuka hingga 21 April 2026, sehingga calon peserta diimbau segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum kuota terpenuhi.
Program KBC merupakan inisiatif dari Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen SDM Kemenag yang dijalankan bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Selain itu, program ini juga didukung oleh kemitraan pendidikan Australia-Indonesia melalui Program INOVASI.
Kolaborasi lintas lembaga ini dirancang untuk memperkuat kualitas pembelajaran, khususnya di pendidikan dasar, dengan pendekatan yang selaras dengan visi perlindungan anak dari Bappenas.
Materi yang disajikan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan emosional dan psikologis peserta didik.
Pelatihan akan berlangsung secara online dengan sistem asynchronous pada 22 hingga 28 April 2026. Rencananya, kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Nasaruddin Umar.
Dalam pernyataannya, ia berharap pemanfaatan teknologi digital ini mampu mendorong transformasi pendidikan keagamaan menjadi lebih profesional dan menyeluruh.
Sementara itu, Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan bahwa program ini akan dikembangkan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Jadwal CPNS 2026 Belum Diumumkan, Ini Penjelasan Resmi Badan Kepegawaian Negara
Standarisasi yang jelas diharapkan dapat membantu para pendidik dalam mengimplementasikan nilai-nilai cinta di lingkungan pendidikan masing-masing.
Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta ini diproyeksikan menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan humanis.
Tujuan utamanya adalah menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh penghargaan bagi setiap peserta didik.
Dengan kuota yang hampir penuh, masyarakat diimbau segera mendaftar sebelum batas waktu berakhir.
Baca Juga: Jadwal CPNS 2026 Belum Diumumkan, Ini Penjelasan Resmi Badan Kepegawaian Negara
Program ini menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran.***