Lifestyle
Azzahra Esa Nabila

Kenangan yang Menghilang: Mengapa Kita Sulit Mengingat Masa Kecil Sendiri?

Kenangan yang Menghilang: Mengapa Kita Sulit Mengingat Masa Kecil Sendiri?

23 Juni 2026 | 13:12

Keboncinta.com-- Pernahkah Anda melihat foto masa kecil lalu bertanya-tanya, “Kenapa aku tidak ingat momen ini sama sekali?” Padahal dalam foto tersebut kita tampak bahagia, sedang bermain, berlibur, atau merayakan ulang tahun bersama keluarga. Anehnya, banyak peristiwa yang terjadi pada tahun-tahun awal kehidupan justru hilang dari ingatan. Kita mengenal wajah orang-orang di dalam foto, tetapi tidak bisa mengingat bagaimana rasanya berada di sana. Fenomena ini ternyata dialami hampir semua orang dan menjadi salah satu misteri menarik dalam cara kerja pikiran manusia.

Banyak orang mengira bahwa masa kecil sulit diingat karena kita masih terlalu muda untuk memahami apa yang terjadi. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah. Saat masih balita, otak manusia sedang berkembang dengan sangat cepat. Bagian otak yang berperan penting dalam menyimpan dan mengatur ingatan jangka panjang belum bekerja secara matang seperti saat dewasa. Akibatnya, pengalaman yang terjadi pada usia sangat dini sering kali tidak tersimpan dalam bentuk kenangan yang dapat dipanggil kembali bertahun-tahun kemudian. Para ahli bahkan menyebut kondisi ini sebagai “amnesia masa kanak-kanak”, yaitu kecenderungan manusia untuk tidak dapat mengingat sebagian besar peristiwa yang terjadi pada beberapa tahun pertama kehidupannya.

Namun, alasan di balik hilangnya kenangan masa kecil tidak hanya berkaitan dengan perkembangan otak. Bahasa juga memiliki peran penting. Ketika masih kecil, kita belum memiliki kemampuan bercerita seperti sekarang. Padahal, banyak kenangan bertahan karena kita mengulangnya dalam bentuk cerita, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Sebelum mampu menyusun pengalaman menjadi narasi, otak lebih banyak menyimpan kesan berupa emosi, suara, aroma, atau sensasi tertentu. Itulah sebabnya seseorang mungkin tidak ingat pesta ulang tahunnya yang ketiga, tetapi masih merasa hangat saat mencium aroma makanan yang sering dibuat ibunya pada masa itu. Kenangan tidak selalu hilang sepenuhnya; sebagian hanya berubah bentuk dan tersimpan di tempat yang sulit dijangkau oleh kesadaran.

Menariknya, meskipun kita tidak mengingat banyak hal dari masa kecil, pengalaman pada periode tersebut tetap membentuk diri kita hingga hari ini. Cara kita memandang dunia, merasa aman, mempercayai orang lain, atau merespons situasi tertentu sering kali berakar pada pengalaman yang bahkan sudah tidak kita ingat lagi.

Tags:
Fenomena Sosial Gen Milenial Wajib Tau! Masa Kecil

Komentar Pengguna