Keboncinta.com-- Pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui program revitalisasi sekolah berskala besar yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026. Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan yang rusak, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan di seluruh Indonesia.
Dengan target puluhan ribu sekolah yang akan menerima bantuan revitalisasi, program ini disebut sebagai salah satu upaya pembangunan infrastruktur pendidikan terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Pemerintah bahkan menargetkan tidak ada lagi sekolah dengan kondisi rusak berat dalam beberapa tahun mendatang.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat pembenahan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah. Pada tahun 2026, sebanyak 71.744 satuan pendidikan ditargetkan mendapatkan bantuan revitalisasi untuk meningkatkan kualitas fasilitas belajar mengajar.
Jumlah tersebut merupakan gabungan dari target awal Kemendikdasmen yang mencakup 11.744 sekolah serta tambahan program revitalisasi sekitar 60 ribu sekolah yang dilaksanakan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyebut program ini sebagai salah satu agenda pembangunan pendidikan terbesar yang pernah dilakukan pemerintah dalam beberapa dekade terakhir.
Baca Juga: Sertifikat Pendidik UKPPPG 2026 Resmi Terbit, Ini Manfaat Besarnya bagi Guru
Program revitalisasi ini menjadi bagian dari langkah jangka panjang pemerintah untuk mengatasi persoalan infrastruktur pendidikan yang selama ini masih menjadi tantangan di sejumlah daerah.
Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan tidak ada lagi sekolah dengan kondisi rusak berat pada tahun 2028. Target tersebut diharapkan dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan kenyamanan peserta didik saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Perbaikan fasilitas sekolah juga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan mendukung perkembangan akademik maupun nonakademik siswa.
Program revitalisasi tidak hanya menyasar satu jenjang pendidikan tertentu. Pemerintah akan memberikan bantuan kepada berbagai jenis satuan pendidikan, mulai dari:
Sekolah Dasar (SD)
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Sekolah Menengah Atas (SMA)
Madrasah Aliyah (MA)
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Dengan cakupan yang luas, pemerintah berharap manfaat program dapat dirasakan oleh jutaan peserta didik di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana pendidikan.
Revitalisasi sekolah menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional. Selain memperbaiki bangunan dan fasilitas yang sudah tidak layak, program ini juga bertujuan mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif.
Pemerintah meyakini bahwa kualitas infrastruktur pendidikan memiliki peran besar dalam menunjang keberhasilan pembelajaran. Oleh karena itu, penguatan anggaran dan percepatan pelaksanaan revitalisasi terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Melalui program besar ini, pemerintah berharap seluruh peserta didik Indonesia dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan layak sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Masyarakat dan pihak sekolah dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program revitalisasi satuan pendidikan melalui portal resmi Kemendikdasmen yang telah disediakan pemerintah.***