Keboncinta.com- Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Greged, Ust. Rojali, mengingatkan umat Islam bahwa Allah SWT telah memuliakan 4 bulan dalam kalender Hijriyah yang disebut Asyhurul Hurum (BulanâBulan Haram). Keempat bulan itu ialah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
“Pada bulanâbulan ini Allah SWT dengan tegas melarang umat Islam memulai peperangan, bahkan sebelum Islam datang, masyarakat Arab juga menghormatinya sebagai masa gencatan senjata dan perdamaian,” kata Ust. Rojali saat memberi kajian di Majelis Taklim Miftahul Ulum, Kecamatan Greged, beberapa waktu lalu.
Larangan ini berdasarkan firman Allah SWT dalam QS AtâTaubah [9]: 36 yang menyebutkan bahwa dari 12 bulan dalam setahun, terdapat empat bulan yang disucikan Allah.
Baca Juga: Menggali Makna dan Peran Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia
Saat ini, kata Ust. Rojali, nilai dari bulanâbulan haram ini semakin relevan mengingat berbagai konflik dan perang yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Palestina dan daerah lain yang dilanda peperangan.
“Bulanâbulan ini mengajarkan kita nilai perdamaian, penghormatan pada kesucian waktu, dan kewajiban menahan diri dari tindak kekerasan. Allah SWT tidak hanya melarang peperangan, tetapi juga mengajak manusia untuk menghargai nilaiânilai perdamaian dan menghentikan pertikaian,” tegasnya.
Penyuluh Agama KUA Greged ini juga mengajak umat Islam untuk memanfaatkan momentum bulanâbulan haram sebagai titik balik dalam memperbaiki kualitas ibadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus mendoakan agar Allah SWT segera menghentikan berbagai peperangan yang tengah terjadi di dunia.
Baca Juga: Sekolah Swasta Berpeluang Dapat Pengajar ASN Asal Penuhi 7 Syarat dari Pemerintah
“Marilah kita bersamaâsama menjadikan bulanâbulan haram ini sebagai pelajaran untuk lebih menghargai nilai perdamaian, menjauhi pertikaian, dan menjadikan Islam sebagai rahmat bagi semesta,” pungkas Ust. Rojali.