Keboncinta.com-- Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi wadah dialog sekaligus penguatan solidaritas antara Indonesia dan Palestina, terutama dalam isu kemanusiaan, pendidikan, dan upaya perdamaian.
Dalam kesempatan itu, Dubes Palestina menyampaikan rasa duka cita atas bencana yang menimpa masyarakat di Aceh dan Sumatra.
Ia menyampaikan empati mendalam terhadap para korban serta dampak luas yang ditimbulkan oleh musibah tersebut.
Menanggapi hal itu, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas perhatian dan simpati yang diberikan Pemerintah Palestina.
Baca Juga: Jangan Abaikan! Akun Admin Belajar.id Bisa Terkunci Jika 2SV Belum Aktif
Menurutnya, kepedulian lintas negara tersebut mencerminkan kuatnya nilai kemanusiaan dan persaudaraan yang telah lama terjalin antara kedua bangsa.
Menag juga mengungkapkan bahwa Kementerian Agama aktif terlibat dalam forum-forum internasional yang membahas isu kemanusiaan.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam memperkuat solidaritas global, termasuk melalui jalur pendidikan.
Saat ini, Indonesia memiliki 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar di berbagai wilayah.
Menag menyebut, Presiden Republik Indonesia masih membuka peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk melanjutkan studi di Indonesia.
Tidak hanya terbatas pada PTKIN, pemerintah juga mempertimbangkan keterlibatan berbagai perguruan tinggi lain di Tanah Air guna memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Palestina.
Dalam audiensi tersebut, Menag turut menyampaikan rencana pengembangan pesantren internasional.
Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan lahan seluas sekitar 25 hektare sebagai bagian dari visi jangka panjang penguatan pendidikan Islam yang moderat dan inklusif.
Selain pendidikan, dukungan Indonesia terhadap Palestina juga terus diwujudkan melalui bantuan kemanusiaan.
Menag menegaskan peran BAZNAS yang secara konsisten menyalurkan bantuan untuk rakyat Palestina.
“Insha Allah, Indonesia tidak akan pernah melupakan Palestina,” tegas Menag.
Sementara itu, Dubes Palestina Zuhair Al-Shun menyampaikan harapannya agar dukungan Indonesia terus berlanjut dan semakin kuat.
Baca Juga: TPG 2026 Disebut Cair Bulanan Mulai Januari, Ini Syarat Wajib Guru agar Tak Gagal Terima Tunjangan
Ia menilai Indonesia memiliki peran moral dan diplomatik yang strategis dalam mendorong terciptanya perdamaian bagi Palestina.
Audiensi ini kembali menegaskan komitmen Indonesia, melalui Kementerian Agama, untuk terus berdiri bersama Palestina melalui diplomasi, pendidikan, dan aksi kemanusiaan sebagai wujud tanggung jawab moral dan solidaritas internasional.***