Keboncinta.com-- Pemerintah melalui Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026 kembali menegaskan pentingnya pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah. Kebijakan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan capaian akademik peserta didik, tetapi juga pada penguatan karakter sebagai fondasi utama pendidikan.
Melalui edaran ini, sekolah didorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya efektif, tetapi juga membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan bagi siswa.
Penguatan Karakter Melalui Pembiasaan Positif
Salah satu poin utama dalam SE ini adalah penguatan karakter siswa melalui berbagai program pembiasaan nilai positif di sekolah. Beberapa kegiatan yang ditekankan antara lain:
Program-program tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Gerakan Indonesia Asri
Sekolah juga diimbau untuk melaksanakan Gerakan Indonesia Asri, yang mencakup lingkungan:
Melalui gerakan ini, peserta didik diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekolah, sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman dan mendukung proses pendidikan.
Budaya Hemat Energi dan Air
Dalam upaya membentuk karakter yang peduli lingkungan, siswa juga diajak untuk menerapkan kebiasaan hemat energi dan air. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
Kebiasaan kecil ini diharapkan dapat membentuk kesadaran lingkungan sejak dini.
Pemantauan Berkelanjutan
Pelaksanaan seluruh program dalam SE ini tidak berjalan sendiri. Dinas Pendidikan setempat akan melakukan pemantauan secara berkelanjutan untuk memastikan implementasi berjalan optimal di setiap satuan pendidikan.
Dengan diterbitkannya SE Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026, diharapkan sekolah dapat semakin optimal dalam menyelenggarakan pembelajaran tatap muka yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Sinergi antara sekolah, siswa, dan pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan peduli lingkungan.