Logo
  • Beranda
  • Berita
  • Pendidikan
  • Khazanah
  • Prestasi
  • Teknologi
  • Parenting
  • Beasiswa
  • Kategori
    • Khazanah
    • Sejarah
    • Beasiswa
    • Kesehatan
    • Berita
    • Pendidikan
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Prestasi
    • Parenting
    • Budaya
    • Internasional
    • Kebon Cinta
    • Info ASN
    • Bisnis
Berita
M. Fadhli Dzil Ikram

HNW Dorong BP Haji Perkuat Diplomasi agar Antrean Jamaah Bisa Dipangkas

HNW Dorong BP Haji Perkuat Diplomasi agar Antrean Jamaah Bisa Dipangkas

28 Agustus 2025 | 16:38 | 0 Pembaca

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengucapkan selamat kepada Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) yang statusnya akan ditingkatkan menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Perubahan ini terjadi setelah disahkannya Perubahan Ketiga Undang-Undang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

HNW menegaskan bahwa BP Haji harus segera menindaklanjuti berbagai catatan evaluasi pelaksanaan haji 2025 agar permasalahan serupa tidak kembali terjadi. Ia mengingatkan bahwa sejumlah persoalan tersebut sebelumnya juga sudah disampaikan oleh Kepala Badan Haji dalam rapat evaluasi bersama Komisi VIII DPR pada 27 Agustus.

Salah satu hal krusial, menurutnya, adalah memaksimalkan pemanfaatan kuota haji dan memperkuat upaya diplomasi agar antrean panjang calon jamaah Indonesia bisa dipangkas.
"Untuk mengatasi daftar antrean berkepanjangan itu, mestinya diplomasi Haji tidak hanya dikerjakan oleh Amirul Haj, tapi bahkan Kementerian Haji mestinya juga berada di garda terdepan melakukan diplomasi Haji, untuk mengkomunikasikan ke pihak OKI maupun Arab Saudi agar kuota Haji Indonesia dipenuhi minimal sesuai skema yang disepakati," ujar HNW dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).

Anggota DPR RI Fraksi PKS ini menilai bahwa berdasarkan skema kuota haji 1:1000, seharusnya Indonesia memperoleh sekitar 245.973 kuota, bukan 221.000, sesuai dengan jumlah umat Islam di Dukcapil per Agustus 2024 yang mencapai 245.973.915 jiwa.

Ia juga mengusulkan agar skema tersebut dinaikkan menjadi 2:1000 atau Indonesia dapat memanfaatkan kuota yang tidak terpakai dari negara lain seperti Filipina dan Kazakhstan. Langkah ini diyakini dapat mengurangi antrean secara signifikan.
"Dengan penguatan kelembagaan dari Badan menjadi Kementerian, BPH (nantinya Kementerian Haji dan Umrah) harus segera melakukan diplomasi intensif antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Kerajaan Saudi terkait usulan kuota haji tidak lagi 1:1000 tapi 2 : 1000, karena saat ini secara kelembagaan BPH sudah akan setara dengan Kementerian haji di Saudi sehingga harusnya memiliki posisi diplomasi yang kuat," sambungnya.

Selain masalah kuota, HNW menyoroti pentingnya perbaikan aspek teknis, seperti penempatan jamaah agar pasangan suami-istri dan pembimbing tidak terpisah, serta penyelenggaraan yang amanah tanpa praktik korupsi, khususnya terkait layanan katering, transportasi, dan fasilitas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Ia mengingatkan agar pelaksanaan haji bebas dari potensi korupsi, termasuk pada pembagian kuota tambahan, sehingga tidak terulang kasus yang pernah sampai ditangani KPK.
"Maka hendaknya Kementerian Haji dalam membuat peraturan terkait penyelenggaraan haji khususnya terkait proporsi pembagian kuota tambahan, agar benar-benar melaksanakan ketentuan UU antara lain membaginya secara proporsional sebagaimana ketentuan UU, membicarakannya dengan DPR, berlaku jujur adil dan transparan dengan melaporkan progresnya ke publik, agar tak terjadi lagi kasus korupsi yang menjerat kementerian, gara-gara pembagian kuota haji yang tak sesuai aturan," pungkasnya.

Tags:
berita nasional
Bagikan:
WhatsApp Twitter Facebook

Komentar Pengguna

Recent Berita
Panduan Orang Tua: Membiasakan Pola Tidur Sehat untuk Anak
Panduan Orang Tua: Membiasakan Pola Tidur Seh...
29 Agt 2025
Apakah Anak Anda Seorang “Anggrek” atau “Bunga Dandelion”? Inilah yang Perlu Diketahui Orang Tua
Apakah Anak Anda Seorang “Anggrek” atau “Bung...
29 Agt 2025
Pembentukan Karakter pada Anak
Pembentukan Karakter pada Anak
29 Agt 2025
Perkembangan Teknologi Android di Indonesia
Perkembangan Teknologi Android di Indonesia
29 Agt 2025
3 Metode untuk Mengecek Plagiarisme pada Artikel dan Dokumen
3 Metode untuk Mengecek Plagiarisme pada Arti...
29 Agt 2025
Bahas Penguatan Layanan Keagamaan Inklusif Menag Terima Audiensi Komisi Nasional Disabilitas
Bahas Penguatan Layanan Keagamaan Inklusif Me...
28 Agt 2025
Apa Itu Custom ROM Android dan Apa Kelebihannya?
Apa Itu Custom ROM Android dan Apa Kelebihann...
28 Agt 2025
Revolusi Menulis di Era AI: Apa yang Perlu Kamu Tahu?
Revolusi Menulis di Era AI: Apa yang Perlu Ka...
28 Agt 2025
Mendagri Soroti Tiga Strategi Utama untuk Perkuat Kapasitas Fiskal Daerah
Mendagri Soroti Tiga Strategi Utama untuk Per...
28 Agt 2025
Komisi VIII DPR RI Gelar Rapat Evaluasi Haji 1446 H, Menag Ungkap Peneyelenggaraan Haji Berjalan Baik
Komisi VIII DPR RI Gelar Rapat Evaluasi Haji...
28 Agt 2025
Transparansi BPJS Kesehatan Berbuah Prestasi Nasional
Transparansi BPJS Kesehatan Berbuah Prestasi...
28 Agt 2025
Menaker Dorong Generasi Muda Kuasai Keterampilan Masa Depan
Menaker Dorong Generasi Muda Kuasai Keterampi...
28 Agt 2025
Istana Isyaratkan Kepala BP Haji Berpeluang Jadi Menteri Setelah Nomenklatur Baru
Istana Isyaratkan Kepala BP Haji Berpeluang J...
28 Agt 2025
HNW: UU Haji yang Baru Perkuat BPKH untuk Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji
HNW: UU Haji yang Baru Perkuat BPKH untuk Jag...
28 Agt 2025
HNW Dorong BP Haji Perkuat Diplomasi agar Antrean Jamaah Bisa Dipangkas
HNW Dorong BP Haji Perkuat Diplomasi agar Ant...
28 Agt 2025
MK Larang Wamen Rangkap Jabatan, Legislator Demokrat: Putusan Wajib Dilaksanakan
MK Larang Wamen Rangkap Jabatan, Legislator D...
28 Agt 2025
Ekonom Peringatkan Dampak Patriot Bond Danantara, Soroti Peran Konglomerat
Ekonom Peringatkan Dampak Patriot Bond Danant...
28 Agt 2025
Usai UI, PBNU Ikut Minta Maaf karena Undang Akademisi Pro-Israel
Usai UI, PBNU Ikut Minta Maaf karena Undang A...
28 Agt 2025
Kemensos dan Kemenekraf Siap Dorong Kreativitas Siswa Sekolah Rakyat
Kemensos dan Kemenekraf Siap Dorong Kreativit...
28 Agt 2025
Simulasi Wawancara Kerja: Bekal Penting Sebelum Terjun ke Dunia Kerja
Simulasi Wawancara Kerja: Bekal Penting Sebel...
28 Agt 2025

KebonCintaNet

Menjadi Pelopor Pesantren Wirausaha yang Mendidik Santri Berakhlak Mulia, Mandiri Secara Ekonomi, dan Siap Berkarya untuk Bangsa

  • Jl. Urip Sumoharjo No.18, Ciwaringin, Kec. Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Kode Pos 45167
  • 087724345243
  • pondokkeboncinta@gmail.com
Kategori Populer
  • Khazanah
  • Sejarah
  • Beasiswa
  • Kesehatan
  • Berita
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Teknologi
  • Prestasi
  • Parenting
  • Budaya
  • Internasional
  • Kebon Cinta
  • Info ASN
  • Bisnis
Kategori Lainnya
  • Khazanah
  • Sejarah
  • Beasiswa
  • Kesehatan
  • Berita
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Teknologi
  • Prestasi
  • Parenting
  • Budaya
  • Internasional
  • Kebon Cinta
  • Info ASN
  • Bisnis

© 2025 All rights reserved. Developed by Pondok Kebon Cinta

Terms Privacy Contact