Pendidikan
Rahman Abdullah

Fakta Sains yang Jarang Diketahui, Tubuh Manusia Dipenuhi Triliunan Mikroba

Fakta Sains yang Jarang Diketahui, Tubuh Manusia Dipenuhi Triliunan Mikroba

13 Juli 2026 | 13:03

Keboncinta.com-- Selama ini banyak orang mengira seluruh bagian tubuh manusia sepenuhnya tersusun atas sel-sel manusia. Padahal, penelitian ilmiah menunjukkan fakta yang jauh lebih menarik.

Di dalam tubuh setiap orang hidup triliunan mikroorganisme yang menjadi bagian penting dari sistem tubuh. Meski ukurannya sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, keberadaan mikroba memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan, membantu proses pencernaan, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Triliunan Mikroba Hidup Berdampingan dengan Tubuh Manusia

Tubuh manusia merupakan rumah bagi berbagai jenis mikroorganisme atau mikroba, seperti bakteri, jamur, virus, dan mikroba lainnya. Kumpulan mikroorganisme ini dikenal sebagai mikrobioma manusia.

Baca Juga: Sering Mendengar Dengungan Nnggg Saat Suasana Hening? Ternyata Ini Penyebabnya Menurut Ilmuwan

Mikroba tersebar di hampir seluruh bagian tubuh, mulai dari kulit, rongga mulut, saluran pernapasan, hingga organ reproduksi. Namun, populasi terbesar berada di saluran pencernaan, khususnya usus, karena daerah tersebut kaya akan nutrisi dan memiliki lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme.

Para peneliti memperkirakan terdapat sekitar 39 triliun mikroba yang hidup di dalam tubuh manusia. Jumlah tersebut hampir sebanding, bahkan sedikit lebih banyak dibandingkan jumlah sel manusia yang diperkirakan sekitar 30 triliun sel.

Meski jumlahnya sangat besar, ukuran mikroba sangat kecil sehingga total berat seluruh mikroba di dalam tubuh orang dewasa hanya berkisar antara 1 hingga 2 kilogram.

Mengapa Mikroba Sangat Penting bagi Tubuh?

Keberadaan mikroba bukanlah sesuatu yang merugikan. Sebaliknya, sebagian besar mikroba justru memberikan manfaat bagi kesehatan.

Kolonisasi mikroba dimulai sejak bayi dilahirkan. Saat proses kelahiran berlangsung, bayi mulai terpapar berbagai mikroorganisme yang kemudian berkembang menjadi bagian dari mikrobioma tubuhnya.

Baca Juga: Rahasia Bangunan Kuno Bertahan Ribuan Tahun Mulai Terungkap, Ilmuwan Temukan Cara Baru Membuat Beton Modern Lebih Tahan Lama

Seiring pertumbuhan, mikroba membantu berbagai fungsi penting, antara lain:

  • Membantu mencerna makanan sehingga nutrisi lebih mudah diserap tubuh.
  • Menghasilkan vitamin tertentu, seperti vitamin K dan beberapa jenis vitamin B.
  • Menjaga keseimbangan sistem pencernaan.
  • Melatih dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit.

Berkat peran tersebut, tubuh memiliki pertahanan yang lebih baik terhadap berbagai gangguan kesehatan.

Apa yang Terjadi Jika Jumlah Mikroba Tidak Seimbang?

Kesehatan tubuh sangat dipengaruhi oleh keseimbangan mikrobioma. Jika jumlah mikroba baik berkurang atau komposisinya terganggu, berbagai masalah kesehatan dapat muncul.

Sejumlah penelitian mengaitkan ketidakseimbangan mikrobioma usus dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 2, obesitas, gangguan pencernaan, alergi, hingga penurunan fungsi sistem imun.

Ketika populasi mikroba baik menurun, bakteri yang merugikan dapat berkembang lebih cepat sehingga memicu peradangan maupun gangguan metabolisme.

Baca Juga: Terungkap! Peneliti Ungkap Rahasia Gurun Sahara Pernah Hijau Berulang Selama 800 Ribu Tahun, Ini Penyebabnya

Terlalu Banyak Mikroba Tertentu Juga Bisa Berbahaya

Meski mikroba sangat dibutuhkan tubuh, bukan berarti semakin banyak selalu semakin baik.

Pola makan tinggi gula, makanan olahan, kurang serat, minim aktivitas fisik, hingga penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma.

Kondisi tersebut memungkinkan berkembangnya mikroorganisme tertentu yang justru berdampak negatif terhadap kesehatan. Akibatnya, risiko obesitas, gangguan metabolisme, hingga berbagai penyakit kronis dapat meningkat. 

Karena itu, menjaga pola hidup sehat menjadi cara terbaik untuk mempertahankan keseimbangan mikroba di dalam tubuh.

Cara Menjaga Mikrobioma Tetap Sehat

Para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mikrobioma, di antaranya:

  • Mengonsumsi makanan kaya serat seperti buah, sayuran, dan biji-bijian.
  • Memperbanyak makanan fermentasi yang mengandung probiotik, seperti yogurt atau tempe.
  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi gula dan makanan ultra-proses.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Menggunakan antibiotik hanya sesuai anjuran dokter.

Kebiasaan tersebut membantu menjaga keberagaman mikroba baik sehingga tubuh tetap sehat.

Keberadaan triliunan mikroba di dalam tubuh manusia menunjukkan bahwa kesehatan tidak hanya bergantung pada organ-organ tubuh, tetapi juga pada keseimbangan mikroorganisme yang hidup bersama kita.

Baca Juga: Ilmuwan Berhasil Ekstrak RNA Harimau Tasmania yang Sudah Punah, Benarkah Peluang Menghidupkannya Kembali Semakin Dekat?

Mikroba membantu sistem pencernaan, memperkuat daya tahan tubuh, hingga melindungi dari berbagai penyakit. Oleh karena itu, menjaga pola hidup sehat bukan hanya bermanfaat bagi tubuh manusia, tetapi juga bagi mikrobioma yang berperan besar dalam menjaga kualitas hidup secara keseluruhan.***

Tags:
Kesehatan Tubuh Sains Karakter Manusia

Komentar Pengguna