Keboncinta.com-- Sejumlah peserta Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengeluhkan gangguan teknis saat mencoba melakukan finalisasi data akun.
Kendala yang paling sering muncul berupa notifikasi bertuliskan “Email belum terverifikasi. Silakan verifikasi email Anda melalui portal SNPMB.
Setelah verifikasi berhasil, silakan login ulang ke sistem.” Pesan tersebut membuat peserta tidak dapat melanjutkan proses simpan permanen data yang menjadi syarat utama pendaftaran tahap selanjutnya.
Masalah ini memicu kebingungan, terutama di kalangan siswa kelas XII yang tengah bersiap mengikuti pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang mulai dibuka.
Tidak sedikit peserta mengaku sudah melakukan verifikasi email sejak awal pembuatan akun, namun sistem tetap menolak finalisasi data seolah status akun belum aktif sepenuhnya.
Baca Juga: Harimau Mysore: Kisah Bersejarah Tipu Sultan Melawan Penjajahan Inggris Hingga Gugur di Medan Perang
Dalam sistem SNPMB, verifikasi email merupakan tahap krusial karena berkaitan langsung dengan aktivasi akun dan keamanan data peserta.
Tanpa status email terverifikasi, peserta tidak dapat mengakses tahapan lanjutan, termasuk penguncian data dan pendaftaran jalur SNBP.
Oleh karena itu, kendala ini menjadi perhatian serius bagi calon mahasiswa yang berpacu dengan jadwal pendaftaran.
Sebenarnya, proses verifikasi email di portal SNPMB tergolong sederhana apabila dilakukan sesuai prosedur. Setelah mendaftarkan akun, peserta diminta memeriksa kotak masuk email yang digunakan saat registrasi.
Di dalamnya terdapat pesan aktivasi dari sistem SNPMB yang berisi tautan verifikasi. Dengan mengklik tautan tersebut, sistem akan menampilkan halaman konfirmasi bahwa akun telah berhasil diaktifkan.
Baca Juga: Kabar yang Ditunggu! Kemenag Percepat Sertifikasi Guru Madrasah dan TPG Resmi Naik
Langkah berikutnya yang sering terlewat adalah melakukan login ulang ke portal SNPMB. Peserta perlu memastikan status akun telah berubah menjadi terverifikasi sebelum melanjutkan pengisian maupun penyimpanan data.
Tanpa proses login ulang, sistem bisa saja belum memperbarui status akun secara otomatis.
Panitia SNPMB juga menyarankan peserta menggunakan alamat email yang aktif dan stabil, dengan Gmail sebagai pilihan utama.
Berdasarkan informasi resmi, pengiriman email verifikasi dilakukan maksimal dalam waktu 3×24 jam setelah pendaftaran akun.
Dalam kondisi normal, email aktivasi biasanya diterima dalam rentang 15 hingga 30 menit, bahkan ada peserta yang menerimanya hanya beberapa menit setelah registrasi.
Namun, pada jam-jam sibuk dengan lonjakan trafik tinggi, pengiriman email dapat mengalami keterlambatan. Selain itu, terdapat sejumlah faktor lain yang kerap menyebabkan email verifikasi tidak diterima.
Kesalahan penulisan alamat email saat pendaftaran menjadi salah satu penyebab utama. Di sisi lain, email aktivasi juga sering masuk ke folder spam, promosi, atau junk akibat sistem penyaringan otomatis layanan email.
Pengaturan keamanan email yang terlalu ketat dapat pula memblokir pesan otomatis dari domain resmi SNPMB. Beban server yang tinggi saat pendaftaran massal turut berkontribusi pada lambatnya proses pengiriman email verifikasi.
Bagi peserta yang menghadapi kendala tersebut, sistem SNPMB menyediakan fitur pengiriman ulang email aktivasi melalui menu pengaturan akun.
Setelah login, peserta dapat membuka menu pengaturan dan memilih opsi verifikasi email untuk mengirim kembali tautan aktivasi.
Selain itu, peserta disarankan memeriksa seluruh folder email, menunggu setidaknya 15 menit sebelum mencoba ulang, serta memastikan tidak ada kesalahan pada alamat email yang digunakan.
Beberapa langkah teknis lain yang dapat dicoba antara lain mengakses portal di luar jam sibuk, membersihkan cache peramban, atau menggunakan browser yang berbeda.
Jika seluruh upaya telah dilakukan namun masalah masih terjadi, besar kemungkinan sistem SNPMB sedang mengalami gangguan server sementara.
Dalam kondisi tersebut, peserta diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan percobaan registrasi berulang kali dalam waktu singkat.
Langkah ini penting untuk menghindari akun terdeteksi sebagai aktivitas mencurigakan oleh sistem dan justru memperpanjang proses penyelesaian kendala.***