Keboncinta.com-- Program bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada tahun 2026 menunjukkan kecenderungan kuat dalam menyasar siswa dari keluarga kurang mampu.
Sebagian besar penerimanya diketahui berasal dari peserta yang sebelumnya telah menerima Program Indonesia Pintar (PIP) saat masih duduk di bangku SMA atau sederajat.
Hal tersebut disampaikan oleh Sandro Mihradi selaku Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi di Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.
Dari total 64.471 pendaftar KIP Kuliah yang berhasil lolos seleksi nasional melalui jalur SNBP 2026, sebanyak 33.045 peserta dinyatakan memenuhi kriteria sebagai calon penerima bantuan.
Baca Juga: Info Penting! KIP Kuliah 2026 Tanpa Kuota Kampus, Peluang Mahasiswa Miskin Makin Besar
Sandro menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 67 persen atau 21.995 mahasiswa merupakan lulusan SMA yang sebelumnya sudah menerima bantuan PIP.
Sementara itu, 33 persen lainnya atau sekitar 11.050 mahasiswa berasal dari kalangan yang belum pernah mendapatkan PIP sebelumnya.
Menurutnya, kebijakan ini dirancang untuk memastikan adanya kesinambungan dukungan pendidikan, mulai dari jenjang menengah hingga perguruan tinggi.
Meski demikian, peluang tetap terbuka bagi siswa lain yang memenuhi syarat ekonomi meskipun tidak memiliki riwayat sebagai penerima PIP.
Jika ditinjau dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), mayoritas penerima KIP Kuliah berasal dari kelompok ekonomi terbawah, yakni desil 1 hingga desil 4 (kategori sangat miskin hingga rentan miskin).
Baca Juga: Mayoritas Gagal di SNBP 2026, Ini Penyebab 627 Ribu Siswa Tidak Lolos PTN
Untuk penerima yang berasal dari alumni PIP SMA, rinciannya sebagai berikut:
Sedangkan bagi penerima non-PIP:
Data ini memperlihatkan bahwa program KIP Kuliah semakin fokus menjangkau masyarakat dengan kondisi ekonomi paling membutuhkan.
Sejumlah perguruan tinggi mencatat jumlah penerima KIP Kuliah terbanyak pada jalur SNBP 2026, baik di sektor vokasi maupun akademik.
Baca Juga: ASN WFH Wajib Aktifkan HP! Mendagri Minta Lokasi Dipantau, Ini Aturan Terbarunya
Untuk perguruan tinggi vokasi, di antaranya:
Sementara di perguruan tinggi akademik:
Baca Juga: Banyak yang Tidak Tahu! Kartu SNBP 2026 Ternyata Bisa Bantu Lolos PTN Meski Gagal Seleksi
Temuan dalam SNBP 2026 ini menegaskan bahwa program KIP Kuliah semakin tepat sasaran dengan mengutamakan mahasiswa dari keluarga kurang mampu, khususnya mereka yang telah lebih dulu menerima bantuan pendidikan di tingkat sekolah.
Di sisi lain, kebijakan ini tetap memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa lain yang memenuhi kriteria ekonomi dan berhasil lolos seleksi nasional.***