Fenomena
Azzahra Esa Nabila

Dari Instagram ke WhatsApp, Lalu ke TikTok: Ketika Kita Membuka Banyak Aplikasi Tanpa Tujuan Jelas

Dari Instagram ke WhatsApp, Lalu ke TikTok: Ketika Kita Membuka Banyak Aplikasi Tanpa Tujuan Jelas

25 Juni 2026 | 23:50

Keboncinta.com-- Pernahkah Anda membuka ponsel, masuk ke satu aplikasi, lalu berpindah ke aplikasi lain hanya beberapa detik kemudian? Setelah membuka Instagram, Anda beralih ke WhatsApp, kemudian ke TikTok, lalu kembali lagi ke aplikasi sebelumnya. Yang menarik, setelah beberapa menit melakukan hal tersebut, muncul pertanyaan sederhana: sebenarnya tadi ingin membuka apa? Fenomena ini mungkin terdengar sepele, tetapi menjadi pengalaman yang semakin umum di tengah kehidupan digital saat ini.

 

Kebiasaan tersebut sering muncul bukan karena kita memiliki banyak hal yang harus dilakukan, melainkan karena otak telah terbiasa mencari rangsangan baru secara terus-menerus. Setiap aplikasi menawarkan sesuatu yang berbeda, mulai dari pesan baru, video menarik, berita terbaru, hingga berbagai bentuk hiburan yang dapat diakses dalam hitungan detik. Ketika satu aplikasi terasa kurang menarik, jari secara otomatis mencari alternatif lain. Proses ini berlangsung begitu cepat hingga sering kali dilakukan tanpa kesadaran penuh. Akibatnya, kita terus bergerak dari satu tempat ke tempat lain tanpa benar-benar memiliki tujuan yang jelas.

 

Di balik kebiasaan itu, ada kondisi yang cukup menarik untuk dipahami. Kemudahan akses informasi membuat kita terbiasa mendapatkan sesuatu secara instan. Saat merasa bosan, menunggu, atau bahkan sedang tidak melakukan apa-apa, ponsel menjadi pilihan pertama untuk mengisi kekosongan tersebut. Namun ironisnya, semakin banyak pilihan yang tersedia, semakin sulit pula kita merasa puas. Kita terus mencari sesuatu yang lebih menarik, lebih menghibur, atau lebih memuaskan, meskipun sering kali tidak tahu apa yang sebenarnya sedang dicari. Akibatnya, waktu berlalu begitu saja tanpa menghasilkan pengalaman yang benar-benar berkesan atau bermanfaat.

Tags:
tujuan Gen Z life Era Digital

Komentar Pengguna