Keboncinta.com-- Saat mendengar kata “warung bakso”, banyak orang mungkin langsung membayangkan tempat sederhana dengan kursi plastik dan suasana seadanya. Namun, kesan itu seketika berubah ketika memasuki Restoran HUBASO di kawasan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Dengan desain interior modern, tata ruang rapi, dan nuansa nyaman layaknya restoran profesional, tempat ini sukses mencuri perhatian para pengunjung. Namun siapa sangka, di balik tampilannya yang kekinian, HUBASO ternyata menyimpan misi pendidikan yang tak biasa.
Restoran Bakso dengan Nuansa Modern di Depan Pesantren
Berlokasi tepat di depan kompleks Pesantren Wirausaha Kebon Cinta, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, HUBASO menghadirkan pengalaman makan bakso yang berbeda dari kebanyakan tempat sejenis.
Meja dan kursi ditata rapi menyerupai restoran modern, sementara desain ruangan dibuat nyaman dan estetik sehingga memberikan kesan profesional bagi setiap pengunjung yang datang.
Tak sedikit orang mengira restoran ini milik pengusaha kuliner besar yang telah lama berkecimpung di dunia bisnis makanan. Namun faktanya, HUBASO merupakan salah satu unit usaha milik Pesantren Wirausaha Kebon Cinta.
Baca Juga: Bakso Enak Harga Mulai Rp10 Ribu, HUBASO Kebon Cinta Siap Manjakan Baksower
Tak Hanya Berjualan Bakso, HUBASO Jadi Tempat Belajar Bisnis Santri
Adlin, salah seorang petugas parkir di HUBASO yang juga alumni Madrasah Aliyah Kebon Cinta, mengungkapkan bahwa restoran ini bukan sekadar tempat usaha biasa.
Menurutnya, HUBASO menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran kewirausahaan yang dikembangkan pesantren untuk membekali santri dengan pengalaman nyata di dunia kerja.
Setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah, sejumlah alumni diberi kesempatan untuk tetap berkembang melalui program bekerja sambil belajar dan melanjutkan pendidikan tinggi.
“In syaa Allah saya lanjut kuliah sambil bekerja di HUBASO,” ungkap Adlin saat berbagi cerita mengenai rencana masa depannya.
Baca Juga: HUBASO, Bakso Enak Murah di Ciwaringin Cirebon Disajikan dengan Hati dan Jiwau
Alumni Bisa Langsung Belajar Kerja dan Berwirausaha
Hal serupa disampaikan Abai, salah satu pramusaji HUBASO. Ia menjelaskan bahwa alumni Madrasah Aliyah Kebon Cinta memiliki kesempatan untuk bergabung dan belajar langsung mengenai dunia usaha, khususnya bisnis kuliner.
Bagi alumni, syarat utamanya adalah memiliki kemauan untuk bekerja, belajar kewirausahaan, dan melanjutkan kuliah secara bersamaan.
Sementara bagi pelamar umum nonalumni, proses seleksi tetap dilakukan melalui mekanisme rekrutmen kerja sebagaimana perusahaan pada umumnya.
Ririn, salah satu pramusaji lainnya, bahkan menyebut sistem pendidikan di Kebon Cinta memberi peluang besar bagi siswa untuk belajar mandiri sejak dini.
Menurutnya, santri tak hanya memperoleh pendidikan formal dan agama, tetapi juga keterampilan praktis di dunia kerja yang dapat menjadi bekal masa depan.
Baca Juga: HUBASO, Bakso Enak Murah di Ciwaringin Cirebon Disajikan dengan Hati dan Jiwa
Membangun Kemandirian Lewat Dunia Kuliner
Konsep yang diterapkan HUBASO menunjukkan bahwa usaha kuliner tidak hanya berfungsi sebagai bisnis semata, tetapi juga sarana pendidikan karakter dan ekonomi.
Melalui praktik langsung di restoran, para santri dan alumni diajak memahami bagaimana melayani pelanggan, mengelola operasional usaha, hingga membangun mental kewirausahaan.
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, model pendidikan berbasis praktik seperti ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi generasi muda.
Tak heran jika HUBASO bukan sekadar restoran bakso biasa, melainkan ruang belajar nyata yang memadukan pendidikan, kemandirian, dan pengalaman bisnis dalam satu tempat.***