Semester tua
Azzahra Esa Nabila

AI Bisa Membantu, tetapi Pengalaman Lapangan Tetap Tak Tergantikan

AI Bisa Membantu, tetapi Pengalaman Lapangan Tetap Tak Tergantikan

26 Juli 2026 | 14:38

Keboncinta.com-- Di era ketika kecerdasan buatan atau AI semakin mudah diakses, banyak mahasiswa mulai mengandalkannya untuk menyusun program kerja, mencari referensi, membuat presentasi, hingga merancang laporan.

Semua terasa lebih cepat dan praktis. Tidak sedikit yang kemudian bertanya, jika AI sudah bisa membantu hampir semua hal, apakah pengalaman terjun langsung ke lapangan masih sepenting dulu?

Pertanyaan ini wajar muncul, terutama bagi mahasiswa yang akan menjalani KKN atau PPL.

Padahal, secanggih apa pun teknologi berkembang, ada banyak pelajaran yang tidak pernah bisa dipelajari hanya dari layar gawai.

AI memang memiliki banyak kelebihan. Dalam hitungan detik, teknologi ini mampu merangkum informasi, memberikan ide kreatif, bahkan menawarkan solusi untuk berbagai persoalan.

Namun, AI bekerja berdasarkan data yang telah ada.

Sementara kehidupan di lapangan sering kali jauh lebih kompleks daripada teori atau contoh yang tersedia di internet.

Saat menjalani KKN, misalnya, mahasiswa akan bertemu masyarakat dengan karakter, kebiasaan, dan kebutuhan yang berbeda-beda.

Program yang terlihat sempurna di atas kertas belum tentu berjalan mulus ketika dihadapkan pada kondisi nyata.

Di sinilah mahasiswa belajar bahwa kenyataan sering kali membutuhkan fleksibilitas, kesabaran, dan kemampuan membaca situasi.

Hal-hal seperti membangun kepercayaan masyarakat, menghadapi penolakan, berkomunikasi dengan berbagai kalangan, atau mencari jalan keluar ketika rencana berubah tidak bisa diajarkan oleh AI.

Pengalaman tersebut hanya bisa diperoleh melalui interaksi langsung.

Bahkan kesalahan yang terjadi selama pelaksanaan program sering kali menjadi guru terbaik.

Mahasiswa belajar mengelola emosi ketika menghadapi kritik, belajar bekerja sama dengan tim yang memiliki perbedaan pendapat, hingga belajar mengambil keputusan dalam waktu yang terbatas.

Semua proses itu membentuk karakter yang nantinya sangat dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Karena itu, AI sebaiknya dipandang sebagai alat pendukung, bukan sebagai pengganti pengalaman.

Gunakan AI untuk mempercepat proses mencari informasi, menyusun konsep, atau mengevaluasi ide.

Setelah itu, biarkan pengalaman di lapangan menyempurnakan semuanya.

KKN dan PPL bukan hanya tentang menghasilkan laporan yang rapi, melainkan tentang bertumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh, adaptif, dan peka terhadap lingkungan sekitar. 

Tags:
Adaptive Learning KKN 2026 PPL SEMESTER 7

Komentar Pengguna