Bisnis
Rahman Abdullah

Bukan Sekadar Warung Bakso! Restoran HUBASO di Cirebon Ternyata Jadi Tempat Belajar Bisnis Santri

Bukan Sekadar Warung Bakso! Restoran HUBASO di Cirebon Ternyata Jadi Tempat Belajar Bisnis Santri

30 Mei 2026 | 12:45

Keboncinta.com-- Saat mendengar kata warung bakso, sebagian besar orang mungkin langsung membayangkan tempat makan sederhana dengan meja seadanya dan suasana yang biasa saja.

Namun, anggapan tersebut tampaknya perlu diubah ketika berkunjung ke Restoran HUBASO yang berada di kawasan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Dengan tampilan modern, tata ruang yang nyaman, serta desain interior estetik layaknya restoran profesional, HUBASO sukses menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda.

Menariknya, di balik konsep restoran yang kekinian tersebut ternyata tersimpan misi besar di bidang pendidikan dan pemberdayaan santri.

Tak hanya menjadi tempat menikmati sajian bakso, restoran ini juga hadir sebagai ruang belajar nyata bagi para santri dan alumni pesantren untuk mengenal dunia usaha secara langsung.

Suasana tampak dalam HUBASO.

Baca Juga: TKA 2026 Berubah Total! Meski Mapel Jadi 69, Siswa Tetap Hanya Pilih 2 Mata Pelajaran

Restoran Modern di Depan Pesantren yang Bikin Penasaran

Berlokasi tepat di depan kompleks Pesantren Wirausaha Kebon Cinta, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, HUBASO menawarkan konsep restoran bakso yang jauh dari kesan warung tradisional.

Pengunjung akan disambut suasana ruangan yang tertata rapi dengan meja dan kursi bergaya modern. Nuansa nyaman dan bersih juga memberikan kesan profesional sehingga banyak orang tak menyangka bahwa restoran ini merupakan bagian dari lembaga pendidikan pesantren.

Tak sedikit pengunjung mengira HUBASO dikelola oleh pengusaha kuliner besar. Padahal, restoran tersebut merupakan salah satu unit usaha milik Pesantren Wirausaha Kebon Cinta yang dikembangkan sebagai media pembelajaran kewirausahaan.

Salah satu menu bakso di HUBASO.

Baca Juga: Tak Harus Jadi Pelajaran Wajib? P2G Usul Bahasa Prancis Cukup Ekstrakurikuler di Sekolah

Bukan Hanya Jualan Bakso, HUBASO Jadi Tempat Belajar Dunia Kerja

Di balik aktivitas restoran yang ramai, HUBASO memiliki fungsi lebih besar dibanding sekadar bisnis kuliner.

Adlin, salah satu petugas parkir yang juga alumni Madrasah Aliyah Kebon Cinta, mengungkapkan bahwa restoran ini menjadi bagian dari program pembelajaran kewirausahaan bagi para santri dan lulusan pesantren.

Menurutnya, alumni yang telah menyelesaikan pendidikan memiliki kesempatan untuk bekerja sambil belajar, sekaligus melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena para alumni tidak hanya memperoleh pekerjaan, tetapi juga belajar membangun mental kerja, tanggung jawab, serta memahami operasional bisnis secara langsung.

Baca Juga: Nilai Matematika dan Bahasa Inggris Masih Rendah, P2G Pertanyakan Urgensi Bahasa Prancis di Sekolah

Alumni Bisa Kuliah Sambil Bekerja

Hal serupa juga disampaikan Abai, salah satu pramusaji HUBASO. Ia menjelaskan bahwa alumni Madrasah Aliyah Kebon Cinta diberikan peluang untuk bergabung di lingkungan usaha pesantren dengan syarat memiliki semangat belajar, bekerja, dan melanjutkan kuliah secara bersamaan.

Sementara bagi masyarakat umum di luar alumni, proses rekrutmen tetap dilakukan sebagaimana sistem penerimaan tenaga kerja profesional.

Ririn, pramusaji lainnya, menyebut sistem pendidikan di Kebon Cinta memberi ruang bagi santri untuk belajar hidup mandiri sejak dini. Selain memperoleh pendidikan formal dan keagamaan, siswa juga dibekali pengalaman praktis di dunia kerja yang dapat menjadi bekal penting di masa depan.

Baca Juga: Bahasa Prancis Wajib di Sekolah? P2G Ingatkan Indonesia Kekurangan 480 Ribu Guru

Membangun Jiwa Wirausaha Lewat Dunia Kuliner

Konsep yang diterapkan HUBASO menunjukkan bahwa bisnis kuliner tidak selalu berorientasi pada keuntungan semata. Restoran ini juga dijadikan sarana pendidikan karakter, pelatihan kerja, dan pembentukan jiwa kewirausahaan bagi para santri.

Melalui keterlibatan langsung dalam operasional restoran, santri dan alumni belajar memahami pelayanan pelanggan, manajemen usaha, hingga kedisiplinan dalam bekerja.

Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, model pendidikan berbasis praktik seperti ini menjadi nilai tambah tersendiri karena membekali generasi muda dengan pengalaman nyata sejak dini.

Tak heran jika HUBASO bukan hanya dikenal sebagai restoran bakso modern, melainkan juga tempat tumbuhnya semangat mandiri, pendidikan karakter, dan pembelajaran bisnis dalam satu lingkungan yang terintegrasi.***

Tags:
Kebon Cinta Pondok Pesantren Wirausaha Bisnis Kuliner Hubaso Bakso terenak

Komentar Pengguna