Berita
M. Fadhli Dzil Ikram

Tips Meraih Haji Mabrur lewat Amalan Sunnah di Musim Haji

Tips Meraih Haji Mabrur lewat Amalan Sunnah di Musim Haji

07 Mei 2026 | 07:44

keboncinta.com -- Musim haji bukan hanya menjadi waktu bagi jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci, tetapi juga momentum bagi seluruh umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada bulan-bulan haji, terutama Dzulqa’dah dan Dzulhijjah yang termasuk Asyhurul Hurum atau bulan-bulan mulia, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan ibadah sunnah. Bagi calon jemaah haji, amalan-amalan ini menjadi bekal penting agar lebih siap secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah haji.

Berikut beberapa ibadah sunnah yang dianjurkan selama musim haji agar perjalanan spiritual menjadi lebih bermakna dan berpeluang meraih haji mabrur.

Ibadah Sunnah Sebelum Berangkat Haji

Tobat Jadi Langkah Awal Persiapan Spiritual

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, calon jemaah dianjurkan memperbanyak tobat dan istighfar. Tobat bukan hanya memohon ampun kepada Allah, tetapi juga menyelesaikan urusan dengan sesama manusia.

Hal yang Dianjurkan Sebelum Berangkat

  • melunasi utang,
  • meminta maaf kepada keluarga dan kerabat,
  • mengembalikan hak orang lain,
  • serta memperbaiki hubungan sosial.

Para ulama menyebut tobat sebagai pintu awal penyucian jiwa sebelum menjalani perjalanan ibadah.

Baca juga : Jelang Wukuf, Satgas Armuzna Pastikan Jalur Evakuasi Jemaah Aman

Memperbanyak Istighfar dan Meluruskan Niat

Calon jemaah juga dianjurkan memperkuat niat hanya karena Allah SWT. Ibadah haji harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan dijauhkan dari sifat riya atau ingin dipuji.

Selain itu, memperbanyak:

  • istighfar,
  • dzikir,
  • dan doa
    menjadi amalan penting agar hati lebih tenang dan siap menghadapi perjalanan panjang ibadah haji.

Shalat Sunnah Safar Sebelum Berangkat

Sebelum memulai perjalanan menuju Tanah Suci, umat Islam dianjurkan melaksanakan shalat sunnah safar dua rakaat.

Tata Cara Shalat Safar

Pada rakaat pertama setelah membaca Al-Fatihah dianjurkan membaca surat Al-Kafirun, sedangkan rakaat kedua membaca surat Al-Ikhlas.

Shalat ini menjadi simbol penyerahan diri dan permohonan perlindungan kepada Allah selama perjalanan.

Mandi Sunnah dan Memakai Wewangian

Sebelum mengenakan ihram dan memasuki miqat, jemaah dianjurkan:

  • mandi sunnah,
  • membersihkan diri,
  • serta memakai wewangian bagi laki-laki.

Amalan ini melambangkan kesiapan lahir dan batin sebelum memasuki ibadah suci.

Membaca Doa Safar dan Doa Naik Kendaraan

Ketika keluar rumah dan menaiki kendaraan, jemaah dianjurkan membaca doa safar sebagai bentuk tawakal dan permohonan keselamatan selama perjalanan menuju Tanah Suci.

Ibadah Sunnah Saat di Tanah Suci

Memperbanyak Ibadah di Madinah

Shalat di Masjid Nabawi

Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak shalat di Masjid Nabawi. Rasulullah SAW menyebut satu kali shalat di Masjid Nabawi lebih utama dibanding seribu kali shalat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram.

Berdoa di Raudhah

Raudhah menjadi salah satu tempat mustajab untuk berdoa. Jemaah dianjurkan memperbanyak:

  • dzikir,
  • doa,
  • membaca Al-Qur’an,
  • serta shalat sunnah di area tersebut.

Memperbanyak Tahajud dan Duha

Selama di Madinah, jemaah juga dianjurkan menjaga ibadah malam seperti tahajud dan memperbanyak shalat duha untuk meningkatkan kualitas spiritual.

Memperbanyak Amal di Masjidil Haram

Shalat dan Dzikir di Masjidil Haram

Di Makkah, jemaah dianjurkan memperbanyak:

  • shalat berjamaah,
  • membaca Al-Qur’an,
  • dzikir,
  • dan doa.

Keutamaan shalat di Masjidil Haram sangat besar dibanding tempat lainnya.

Sunnah saat Tawaf

Saat melaksanakan tawaf, terdapat beberapa sunnah yang dianjurkan, seperti:

  • mengawali tawaf dari Hajar Aswad,
  • membaca doa-doa ma’tsur,
  • melakukan ramal bagi laki-laki,
  • serta memperbanyak dzikir selama mengelilingi Ka’bah.

Berdoa di Multazam

Area Multazam menjadi salah satu tempat yang diyakini mustajab untuk berdoa. Banyak jemaah memanfaatkan kesempatan ini untuk memohon ampunan dan hajat terbaik kepada Allah SWT.

Menjaga Kekhusyukan Selama Ibadah Haji

Menjauhi Perdebatan dan Perkataan Sia-Sia

Selama menjalankan ibadah haji, jemaah dianjurkan menjaga:

  • lisan,
  • sikap,
  • dan perilaku.

Hindari:

  • ucapan kotor,
  • pertengkaran,
  • serta perdebatan yang tidak bermanfaat.

Menjaga akhlak selama haji menjadi bagian penting dalam meraih kemabruran.

Memperbanyak Talbiyah dan Dzikir

Talbiyah menjadi dzikir utama selama ibadah haji. Selain itu, jemaah dianjurkan memperbanyak:

  • takbir,
  • tahmid,
  • dan tahlil
    sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

Ibadah Sunnah Menjelang Pulang

Tawaf Wada Sebagai Perpisahan

Sebelum meninggalkan Makkah, jemaah dianjurkan melaksanakan tawaf wada atau tawaf perpisahan.

Tawaf ini menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada Baitullah sebelum kembali ke tanah air.

Memperbanyak Doa Perpisahan

Setelah tawaf wada, jemaah biasanya memanjatkan doa agar diberi kesempatan kembali ke Tanah Suci dan memohon agar ibadah hajinya diterima Allah SWT.

Amalan Sunnah Setelah Pulang Haji

Menjaga Kemabruran dengan Amal Saleh

Setelah kembali ke tanah air, jemaah dianjurkan tetap menjaga semangat ibadah dengan:

  • memperbanyak dzikir,
  • menjaga shalat,
  • memperbanyak sedekah,
  • serta membantu sesama.

Haji mabrur tidak hanya terlihat saat di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan akhlak setelah pulang.

Menjadi Lebih Peduli dan Rendah Hati

Ibadah haji yang mabrur seharusnya membuat seseorang:

  • lebih sabar,
  • lebih tawakal,
  • dan lebih peduli terhadap orang lain.

Semangat spiritual selama musim haji diharapkan terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga : Haji Reguler vs Haji Khusus: Ini 7 Perbedaan yang Wajib Diketahui Calon Jemaah

Hikmah Menjalankan Ibadah Sunnah di Musim Haji

Menguatkan Hubungan dengan Allah

Amalan sunnah membantu hati menjadi lebih tenang dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Menambah Pahala dan Keberkahan

Bulan-bulan haji memiliki banyak keutamaan sehingga amal saleh yang dilakukan akan mendapat pahala berlipat ganda.

Menjadi Bekal Menuju Haji Mabrur

Persiapan spiritual melalui ibadah sunnah menjadi salah satu jalan untuk meraih predikat haji mabrur, yaitu haji yang diterima Allah SWT dan membawa perubahan positif dalam kehidupan.

Tags:
Haji 2026 Amalan Haji Mabrur

Komentar Pengguna