keboncinta.com -- Mengenalkan 12 bulan Hijriah kepada anak sejak dini merupakan bagian penting dalam membangun literasi keislaman. Namun, bagi sebagian orang tua dan guru, mengajarkan kalender Hijriah sering menjadi tantangan karena tidak digunakan sehari-hari seperti kalender Masehi.
Agar proses belajar lebih efektif, dibutuhkan metode yang menyenangkan dan sesuai dengan gaya belajar anak. Berikut adalah cara mudah menghafal bulan Hijriah untuk anak yang bisa diterapkan di rumah maupun sekolah.
Teknik ini membantu anak mengingat dengan cara memecah nama bulan menjadi kelompok sederhana.
Contoh:
Dengan pola berima, anak lebih mudah menghafal tanpa merasa terbebani.
Baca juga : Kemenag Sebut Pentingnya Integrasi Fikih dan Ilmu Falak dalam Menentukan Awal Bulan Hijriah di MABIMS 2025
Anak akan lebih mudah mengingat jika ada cerita di baliknya.
Contoh:
Cerita ini menjadi “jangkar memori” agar anak tidak hanya hafal, tetapi juga memahami maknanya.
Belajar sambil bermain sangat efektif untuk anak.
Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan:
Metode ini melatih kognitif sekaligus motorik anak.
Gunakan kartu bergambar untuk membantu anak mengenal bulan Hijriah.
Cara bermain:
Metode ini cocok untuk anak yang aktif dan suka bergerak.
Anak belajar dari apa yang sering dilihat.
Tips:
Dengan melihat setiap hari, anak akan menghafal secara tidak sadar.
Agar lebih melekat, gunakan kalender Hijriah dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh:
Ini membantu anak memahami bahwa kalender Hijriah relevan dalam kehidupan.
Lagu adalah cara paling efektif untuk menghafal.
Caranya:
Metode ini membuat belajar terasa menyenangkan dan mudah diingat.
Mengajarkan 12 bulan Hijriah kepada anak tidak harus membosankan. Dengan metode yang tepat seperti storytelling, permainan, dan lagu, proses belajar bisa menjadi lebih efektif dan menyenangkan.
Kunci utamanya adalah memahami gaya belajar anak dan mengombinasikan beberapa metode secara konsisten. Dengan begitu, anak tidak hanya hafal, tetapi juga memahami makna kalender Hijriah dalam kehidupan sehari-hari.