Keboncinta.com-- Tahap awal menuju perguruan tinggi negeri kembali dibuka. Registrasi akun SNPMB 2026 resmi dimulai dan menjadi gerbang utama bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi masuk PTN melalui jalur SNBP maupun SNBT.
Di balik proses pendaftaran tersebut, terdapat satu aspek yang kerap dianggap remeh, tetapi justru sangat menentukan, yakni pas foto.
Kini, pas foto bukan sekadar pelengkap administrasi, melainkan syarat wajib yang harus memenuhi ketentuan teknis.
Kesalahan kecil pada unggahan foto dapat menghambat proses verifikasi akun bahkan menggugurkan pendaftaran sejak awal.
Baca Juga: Era Baru ASN: BKN Percepat Manajemen Talenta, Jabatan Kini Ditentukan Data
Pendaftaran akun SNPMB 2026 bagi siswa kelas 12 serta lulusan gap year dijadwalkan berlangsung mulai 12 Januari hingga 18 Februari 2026.
Akun yang berhasil diverifikasi menjadi kunci utama untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi, baik Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Agar proses registrasi berjalan lancar, calon peserta wajib memastikan pas foto yang diunggah telah sesuai dengan standar resmi berikut:
Baca Juga: CPNS 2026 Beri Peluang Besar bagi Fresh Graduate, Formasi Strategis Siap Dibuka
Ukuran dan Resolusi
Foto berukuran 4 x 6 dengan resolusi minimal 200 x 300 piksel (rasio 2:3).
Format File
Menggunakan format JPG, JPEG, atau PNG.
Latar Belakang
Background polos dengan warna bebas, namun tidak diperkenankan hitam atau putih.
Posisi dan Sudut Pengambilan
Wajah harus terlihat jelas, tidak terpotong, dengan posisi kepala dan badan tegak menghadap kamera dalam orientasi potret (vertikal).
Ketentuan Pakaian
Siswa kelas 12 diperbolehkan mengenakan seragam sekolah.
Lulusan gap year wajib menggunakan kemeja polos yang bersifat formal.
Baca Juga: Registrasi Akun SNPMB 2026 Resmi Dibuka, Ini Panduan Lengkap untuk Siswa Kelas 12
Sebagai tahapan awal seleksi masuk PTN, registrasi akun SNPMB 2026 menuntut ketelitian sejak langkah pertama.
Dengan memastikan pas foto sesuai ketentuan, calon peserta dapat menghindari kendala administratif yang berpotensi menggugurkan peluang untuk melanjutkan ke kampus impian.***