SNBP 2026: 627 Ribu Peserta Gagal Lolos, Ini Fakta Persaingan Ketat Masuk PTN

SNBP 2026: 627 Ribu Peserta Gagal Lolos, Ini Fakta Persaingan Ketat Masuk PTN

04 April 2026 | 13:44

Keboncinta.com-- Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menunjukkan realita yang cukup mencengangkan bagi para peserta.

Dari total 806.242 siswa yang mengikuti seleksi, sebanyak 627.261 dinyatakan belum berhasil menembus perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur ini.

Dengan demikian, hanya sebagian kecil peserta yang mampu mengamankan kursi di kampus negeri impian mereka.

Pengumuman resmi dapat diakses melalui laman SNPMB, di mana status kelulusan ditampilkan dengan kode warna—biru bagi yang diterima dan merah bagi yang belum lolos.

Baca Juga: Kuota SNBP Naik 23 Persen, Universitas Airlangga Loloskan 2.506 Calon Mahasiswa

Dari sisi data, tingkat keberhasilan pada SNBP tahun ini terbilang rendah, khususnya untuk jalur akademik.

Tercatat hanya sekitar 20,09 persen peserta yang berhasil lolos, atau setara dengan 155.543 siswa dari total 774.263 pendaftar.

Sementara itu, jalur vokasi menunjukkan peluang yang sedikit lebih besar. Sebanyak 23.438 peserta diterima dari total 77.256 pendaftar, dengan persentase kelulusan mencapai 30,34 persen.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, menegaskan bahwa status “eligible 1” tidak menjamin seseorang akan diterima di PTN.

Meski status tersebut menunjukkan peringkat terbaik di sekolah, standar penilaian di perguruan tinggi jauh lebih kompleks.

Baca Juga: Pemerintah Klaim WFH ASN Kurangi Beban Energi dan Hemat Triliunan Rupiah

Ia menjelaskan bahwa nilai rapor memang menjadi komponen utama, namun bobotnya minimal hanya 50 persen.

Selebihnya, penilaian ditentukan oleh berbagai faktor lain seperti prestasi akademik dan non-akademik, portofolio, serta relevansi nilai mata pelajaran dengan program studi yang dipilih.

Selain itu, kualitas prestasi juga menjadi perhatian utama. Tidak semua penghargaan memiliki nilai yang sama di mata perguruan tinggi.

Setiap dokumen prestasi akan diverifikasi ulang, dan jika dianggap kurang relevan, maka kontribusinya dalam penilaian menjadi minim.

Persaingan juga semakin ketat di program studi favorit. Beberapa jurusan memiliki rasio penerimaan yang sangat kecil.

Misalnya, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan di Institut Teknologi Bandung hanya menerima 95 mahasiswa dari 2.022 pendaftar.

Baca Juga: 3 Jenis Teh Paling Sehat di Dunia, Bisa Bikin Tidur Nyenyak hingga Turunkan Kolesterol!

Di sisi lain, program Pendidikan Dokter di Universitas Indonesia menerima 60 mahasiswa dari 1.943 pendaftar.

Sementara itu, jurusan Kedokteran di Universitas Gadjah Mada hanya meloloskan 53 peserta dari total 1.899 pendaftar.

Data ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam SNBP tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata. Faktor seperti kecocokan prestasi, strategi pemilihan jurusan, hingga tingkat persaingan di program studi menjadi penentu utama.

Bagi peserta yang belum berhasil, peluang untuk melanjutkan pendidikan di PTN masih terbuka melalui jalur seleksi lainnya.

Baca Juga: 5 Minuman Sehat yang Bisa Dikonsumsi Setiap Hari, Nomor 3 Lagi Viral!

Evaluasi terhadap pilihan jurusan dan strategi pendaftaran menjadi langkah penting agar peluang lolos di tahap berikutnya semakin besar.***

Tags:
pendidikan Ujian masuk PTN snbp

Komentar Pengguna