Skema Baru TKA 2026 SMA/SMK: Jadwal Lengkap, Durasi Tes, dan Survei Karakter

Skema Baru TKA 2026 SMA/SMK: Jadwal Lengkap, Durasi Tes, dan Survei Karakter

27 Februari 2026 | 10:51

Keboncinta.com-- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang pendidikan menengah disiapkan dengan sistem yang lebih terstruktur.

Pemerintah menerapkan pola berbasis gelombang dan sesi terjadwal guna memastikan ujian berlangsung tertib, adil, serta mampu merefleksikan kemampuan peserta didik secara menyeluruh.

Tidak hanya berfokus pada pengukuran akademik, TKA tahun ini juga memasukkan asesmen karakter sebagai bagian integral dari evaluasi.

Pendekatan ini dirancang agar hasil ujian tidak sekadar menggambarkan capaian kognitif, tetapi juga memotret sikap, nilai, dan kebiasaan belajar siswa.

Kebijakan teknis pelaksanaan TKA 2026 ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dengan jadwal rinci yang mencakup peserta dari SMA, MA, SMALB, Paket C, PKPPS Ulya, hingga SMK/MAK.

Baca Juga: Integrasi TKA dan Asesmen Nasional Diperkuat, Evaluasi Pendidikan 2026 Makin Komprehensif

Untuk mengantisipasi kendala infrastruktur digital dan memastikan kesiapan perangkat di sekolah, pelaksanaan dibagi menjadi empat periode utama:

  • Gelombang 1: 26–29 Oktober 2026
  • Gelombang Khusus 1: 31 Oktober–1 November 2026
  • Gelombang 2: 2–5 November 2026
  • Gelombang Khusus 2: 7–8 November 2026

Setiap hari pelaksanaan terdiri atas empat sesi, yakni Sesi I hingga Sesi IV. Waktu mulai disesuaikan dengan zona waktu Indonesia (WIB, WITA, dan WIT) guna menjamin pemerataan akses.

Sebagai ilustrasi, Sesi I dimulai pukul 07.00 WIB atau setara pukul 08.00 di wilayah tengah dan timur Indonesia.

Baca Juga: Transformasi Asesmen Nasional 2026, Evaluasi Pendidikan Lebih Terpadu dan Berbasis Digital

Jeda antar sesi juga telah diatur secara sistematis agar proses pergantian peserta serta pengecekan perangkat laboratorium komputer dapat berjalan optimal.

TKA 2026 dirancang sebagai instrumen evaluasi holistik yang mengombinasikan kemampuan akademik dan aspek kepribadian. Berikut komponen utama dalam pelaksanaannya:

Literasi Membaca dan Bahasa

Peserta memulai ujian dengan Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca selama 60 menit, kemudian dilanjutkan Bahasa Inggris berdurasi 50 menit. Bagian ini bertujuan mengukur kemampuan memahami teks serta daya nalar bahasa dalam konteks global.

Baca Juga: Garuda Indonesia Putar Otak! Pesawat Umrah Akan Dialihkan untuk Haji, Ini Strategi Besarnya

Numerasi dan Matematika

Sesi ini berlangsung selama 70 menit dan menitikberatkan pada kemampuan berpikir logis serta pemecahan masalah.

Mata Pelajaran Pilihan

Peserta mengerjakan dua mata pelajaran sesuai peminatan, masing-masing berdurasi 60 menit.

Survei Karakter

Komponen penting selama 20 menit untuk menilai sikap, nilai-nilai positif, serta kebiasaan belajar siswa.

Survei Lingkungan Belajar

Peserta mengisi survei berdurasi 20 menit untuk memotret kondisi keamanan, inklusivitas, dan kualitas pembelajaran di sekolah.

Baca Juga: 4.000 Jemaah Haji Khusus Berebut Sisa Kursi, Pelunasan Telah Ditutup!

Sebelum memasuki tes inti, peserta akan mengikuti sesi latihan selama 10 menit guna membiasakan diri dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang digunakan.

Dengan skema gelombang yang terjadwal rapi, pembagian sesi yang proporsional, serta integrasi asesmen karakter dan lingkungan belajar, TKA 2026 di jenjang menengah diharapkan menghadirkan evaluasi yang lebih komprehensif.

Pendekatan ini memberi gambaran menyeluruh tentang kompetensi akademik dan non-akademik siswa.

Di sisi lain, data yang dihasilkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan inklusif.***

Tags:
pendidikan Tes Kemampuan Akademik TKA 2026

Komentar Pengguna