Berita
Admin

Romo Syafi'i Ungkap Komitmen Serius Pemerintah Perkuat Peran Pesantren dalam Dunia Pendidikan di Indonesia

Romo Syafi'i Ungkap Komitmen Serius Pemerintah Perkuat Peran Pesantren dalam Dunia Pendidikan di Indonesia

26 Oktober 2025 | 12:33

Keboncinta.com-- Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mempunyai perhatian serius terhadap dunia pesantren di Indonesia.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengungkapkan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran pesantren di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad ke-50 Pondok Pesantren Daarul Rahman,di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Acara yang dihadiri ribuan santri dan tokoh nasional ini turut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, para kiai, pimpinan dan santri pondok pesantren dari berbagai daerah, serta keluarga besar KH Syukron Ma'mun.

Baca Juga: Sah! Pembentukan Ditjen Pesantren dapat Restu Presiden Prabowo Subianto

Dalam sambutannya, Wamenag mengapresiasi kiprah pesantren sebagai bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa. “The founding fathers kita rata-rata alumni pesantren. Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 adalah bukti nyata kontribusi pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan. Hari ini, Presiden Prabowo Subianto pun memberikan perhatian besar kepada pesantren,” ungkap Wamenag Romo Syafi'i, Sabtu (25/10/2025).

"Hari ini, saya ingin menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian yang sangat serius terhadap perkembangan pesantren di Indonesia," sambungnya.

Romo Syafi'i menegaskan, pemerintah terus memberikan perhatian serius terhadap pesantren, terutama sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Baca Juga: Peralihan Aset Haji dari Kemenag ke Kemenhaj Dipastikan Tanpa ada Halangan

“UU ini memastikan alumni pesantren memiliki hak yang sama dengan lulusan perguruan tinggi umum. Kalau masih ditemukan diskriminasi, kami akan berdiri di depan untuk memperjuangkan hak mereka,” tegasnya Romo.

Selanjutnya, Wamenag juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani izin prakarsa pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren.

“Alhamdulillah, Presiden memberikan perhatian besar. Dengan adanya Ditjen Pesantren, ke depan pondok bisa merancang program sendiri yang mencakup tiga fungsi pesantren: pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Menag Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo atas Perhatiannya untuk Dunia Pesantren

Sebagai informasi, jumlah pesantren di Indonesia kini lebih dari 43 ribu, dengan 12 juta santri dan terdapat sekitar satu juta kiai.***

Tags:
berita nasional Santri kemenag pesantren

Komentar Pengguna