Lupa Materi Setelah Seminggu? Gunakan "Spaced Repetition" (Pengulangan Berjarak) Agar Informasi Masuk ke Memori Jangka Panjang

Lupa Materi Setelah Seminggu? Gunakan "Spaced Repetition" (Pengulangan Berjarak) Agar Informasi Masuk ke Memori Jangka Panjang

24 Februari 2026 | 21:55

keboncinta.com--  Sering kali kita merasa sudah sangat menguasai sebuah materi saat mempelajarinya hari ini, namun saat seminggu berlalu, ingatan tersebut seolah menguap tanpa jejak. Fenomena ini sebenarnya sangat manusiawi dan dikenal dalam psikologi sebagai kurva lupa, di mana otak kita secara alami akan menyaring informasi yang dianggap tidak penting untuk segera dibuang. Masalah utamanya bukan terletak pada rendahnya kecerdasan, melainkan pada metode belajar yang sering kali hanya mengandalkan sistem kebut semalam. Informasi yang dipelajari secara intensif dalam waktu singkat biasanya hanya akan mampir di memori jangka pendek dan tidak pernah benar-benar menembus penyimpanan jangka panjang yang lebih permanen.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, dunia pendidikan sangat merekomendasikan teknik spaced repetition atau pengulangan berjarak sebagai solusi paling efektif. Berbeda dengan belajar secara membabi buta dalam satu waktu, teknik ini menuntut kita untuk meninjau kembali informasi tepat pada saat kita hampir melupakannya. Intinya adalah mengatur jadwal ulasan materi dengan interval waktu yang semakin lama semakin lebar, misalnya mulai dari satu hari setelah belajar, kemudian berlanjut ke tiga hari, satu minggu, hingga satu bulan kemudian. Dengan memberikan jeda yang terukur ini, kita sebenarnya sedang melatih otot memori untuk bekerja lebih keras dalam memanggil kembali data dari dasar pikiran, yang secara otomatis memperkuat jalur saraf di otak.

Secara teknis, setiap kali kita melakukan pengulangan berjarak, otak akan melakukan proses konsolidasi memori sehingga informasi tersebut menjadi jauh lebih tahan terhadap pelupaan. Proses ini jauh lebih cerdas dan efisien daripada membaca materi yang sama berkali-kali dalam satu sesi belajar yang melelahkan. Saat kita berhasil mengingat kembali sebuah konsep setelah jeda beberapa hari, otak akan menandai informasi tersebut sebagai pengetahuan krusial yang harus disimpan dengan aman. Inilah alasan mengapa orang yang menerapkan metode ini cenderung memiliki pemahaman yang lebih dalam dan tetap tenang saat menghadapi ujian mendadak, karena ilmu yang mereka miliki sudah tersimpan secara terstruktur.

Menerapkan spaced repetition memang memerlukan kedisiplinan dan manajemen waktu yang sedikit lebih ketat di awal. Namun, investasi waktu yang tampaknya kecil ini akan membuahkan hasil yang luar biasa besar dalam efisiensi belajar jangka panjang Anda. Anda tidak perlu lagi membuang-buang energi untuk mempelajari hal yang sama dari nol setiap kali dibutuhkan. Dengan konsistensi melakukan tinjauan singkat sesuai jadwal yang direncanakan, informasi akan menetap dengan kokoh dalam pikiran, mengubah proses belajar dari sebuah beban yang membosankan menjadi sebuah pencapaian intelektual yang memuaskan dan permanen.

Tags:
Belajar Efektif Pendidikan Karakter Metode Belajar Spaced Repetition

Komentar Pengguna