Keboncinta.com-- Kabar baik bagi para pencari beasiswa di Indonesia. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka peluang pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Kemitraan (Co-Funding) tahun 2026.
Program ini menawarkan kesempatan melanjutkan studi magister dan doktor di sejumlah kampus ternama dunia maupun dalam negeri dengan dukungan pendanaan dari LPDP dan mitra perguruan tinggi.
Pendaftaran resmi telah dibuka sejak 29 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 30 Juni 2026. Melalui skema ini, LPDP berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang mampu mengembangkan kompetensi di bidang strategis guna mendukung pembangunan nasional.
Empat Program Beasiswa Doktor di Kampus Kelas Dunia
Pada jenjang doktor (S3), LPDP menghadirkan empat program hasil kerja sama dengan universitas ternama di Prancis, Australia, Tiongkok, dan Inggris. Program-program tersebut difokuskan pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta disiplin ilmu yang menjadi prioritas pembangunan Indonesia.
Berikut daftar program doktor yang dibuka:
Program ini menawarkan studi doktor satu gelar (single degree) dengan masa pendidikan maksimal 48 bulan.
Université Paris-Saclay menyediakan 17 program doktor di bidang sains, teknologi, kesehatan, dan pertanian. Sementara The University of Sydney membuka lima spesialisasi teknik, termasuk Aerospace Engineering dan Computer Science.
Baca Juga: Taspen Beri Peringatan Keras! Penerima Pensiun Ini Berpotensi Wajib Kembalikan Dana yang Sudah Cair
Chongqing University menawarkan sekitar 20 program doktor yang mencakup bidang teknik, sains, hingga manajemen. Adapun Queen's University Belfast fokus pada bidang Pharmacy, Food Science & Technology, serta Chemistry.
Syarat Peserta dan Ketentuan Beasiswa Doktor
Program doktor terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk masyarakat umum, CPNS, PNS, anggota TNI, dan anggota Polri.
Peserta harus telah menyelesaikan pendidikan magister (S2) dan belum pernah menempuh atau menyelesaikan program doktor sebelumnya.
Persyaratan IPK minimal berbeda untuk setiap kampus:
Batas usia pendaftar juga bervariasi:
Khusus program di Chongqing University, pendaftaran ditutup lebih cepat pada 22 Juni 2026.
Tiga Beasiswa Magister dengan Pilihan Studi Menarik
Selain program doktor, LPDP juga membuka tiga program beasiswa magister yang menawarkan bidang studi unggulan di sektor teknologi, ekonomi, diplomasi, dan perdagangan internasional.
Program tersebut meliputi:
King's College London Singhasari diselenggarakan di Indonesia dengan pilihan program Digital Economies dan Digital Futures.
Central South University di Tiongkok menawarkan program Materials and Chemicals serta Applied Economics – International Economics and Trade. Program ini memiliki keunggulan berupa satu tahun masa magang (internship) yang menjadi bagian dari proses studi.
Sementara Georgetown SFS Asia Pacific menghadirkan program Executive Master in Diplomacy and International Affairs (EMDIA) dengan perkuliahan di Jakarta, Washington DC, dan Doha, Qatar.
Persyaratan Umum Program Magister
Beasiswa magister terbuka bagi lulusan D4 atau S1 yang belum pernah menyelesaikan pendidikan S2.
Persyaratan umum meliputi:
Khusus program Georgetown SFS Asia Pacific, IPK minimal yang dipersyaratkan adalah 3,25 dengan batas usia hingga 42 tahun.
Program Georgetown dan King's College London Singhasari juga menerima pendaftar dari kalangan TNI dan Polri. Namun, program CSU tidak membuka pendaftaran bagi anggota TNI maupun Polri.
Peluang Besar Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia
Pembukaan tujuh program beasiswa kemitraan ini menjadi bukti komitmen LPDP dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Selain memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang-bidang strategis, skema co-funding juga memperluas kesempatan belajar di universitas-universitas terbaik dunia.
Bagi masyarakat yang memenuhi syarat, kesempatan ini dapat menjadi langkah besar untuk mengembangkan karier akademik maupun profesional di masa depan. Karena itu, calon pendaftar disarankan segera mempersiapkan seluruh dokumen dan melengkapi persyaratan sebelum masa pendaftaran berakhir pada 30 Juni 2026.***