Keboncinta.com-- Kementerian Agama (Kemenag) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam. Pada Sabtu (29/11/2025), Kemenag menyalurkan bantuan senilai Rp250 juta untuk warga yang menjadi korban banjir di Aceh.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Staf Khusus Menteri Agama bidang Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, kepada Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, di Banda Aceh.
“Alhamdulillah malam hari ini di kota Banda Aceh, Kementerian Agama menyerahkan bantuan kepada Kakanwil Aceh. Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat Aceh. Besok kita jalan ke daerah,” ujar Gugun Gumilar.
Baca Juga: Pencairan TPG Bakal Bulanan Mulai 2026: Angin Segar bagi Guru di Seluruh Indonesia
Kanwil Kemenag Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Menteri Agama dan jajaran Kemenag. Azhari menegaskan bahwa bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada warga yang terdampak, terutama wilayah yang kini mulai dapat dijangkau.
“Terima kasih Pak Gugun. Bantuan ini akan segera kita salurkan ke daerah yang terdampak banjir. Untuk wilayah yang masih sulit dijangkau, nanti akan kita kirimkan dalam bentuk uang,” ungkapnya.
Banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Aceh, dan beberapa provinsi lainnya telah menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, kerugian harta benda, hingga merusak lembaga pendidikan keagamaan serta tempat ibadah. Kondisi ini juga berdampak pada sejumlah ASN Kemenag di daerah.
Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pimpinan di lingkungan Kemenag untuk memberikan bantuan bagi para korban.
Imbauan ini disampaikan melalui edaran nomor 5818/SJ/B.VI/Kp.01.2/11/2025 tertanggal 28 November 2025.
Melalui adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proses pemulihan dan distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir dapat berjalan lebih cepat dan tepat sampai kepada yang membutuhkan.***