Pendidikan
Rahman Abdullah

Kabar Baik Guru PAI! Modul PPKB Digital Resmi Disiapkan Kemenag untuk Tingkatkan Kompetensi

Kabar Baik Guru PAI! Modul PPKB Digital Resmi Disiapkan Kemenag untuk Tingkatkan Kompetensi

28 Juli 2026 | 18:47

Keboncinta.com-- Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Guru dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan proses belajar yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik masa kini.

Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadirkan terobosan baru dengan merampungkan Modul Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) bagi guru dan pengawas PAI. Menariknya, transformasi digital ini tetap menempatkan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai fondasi utama dalam pembelajaran.

Baca Juga: Tak Hanya di Sekolah, Kemenag Juga Libatkan Penyuluh Agama dalam Edukasi Pencegahan LGBTQ

Modul PPKB Guru dan Pengawas PAI Resmi Rampung

Direktorat Pendidikan Agama Islam memastikan bahwa penyusunan Modul Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) telah selesai dan siap dimanfaatkan sebagai sarana peningkatan kompetensi guru serta pengawas Pendidikan Agama Islam.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pendidik melalui penguatan kompetensi pedagogik, profesional, dan kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran.

Selain mendukung peningkatan kualitas guru, PPKB juga menjadi kelanjutan dari program Sertifikasi Guru dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan sehingga pengembangan kompetensi dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Teknologi dan Nilai Keislaman Berjalan Beriringan

Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan tidak mengubah esensi Pendidikan Agama Islam.

Menurutnya, seluruh materi pembelajaran tetap berpijak pada Al-Qur'an sebagai sumber utama, baik dalam pembelajaran Akhlak, Fikih, maupun Sejarah Peradaban Islam (SPI).

Karena itu, kemampuan guru dalam membaca, memahami, dan mengajarkan kandungan Al-Qur'an tetap menjadi prioritas utama yang harus terus diperkuat seiring berkembangnya metode pembelajaran berbasis teknologi.

Baca Juga: Fakta Menarik Janissari, Pasukan Profesional yang Membawa Kejayaan Turki Utsmani

Literasi Al-Qur'an Diperkuat untuk Membentuk Karakter Peserta Didik

Kementerian Agama memandang bahwa peningkatan literasi Al-Qur'an bukan hanya bertujuan meningkatkan kapasitas guru, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik.

Melalui pemahaman nilai-nilai Al-Qur'an, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu menanamkan akhlak mulia, integritas, dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus karakter yang kuat.

Hadirkan Modul Interaktif dan Video Pembelajaran Digital

Sebagai bagian dari transformasi digital, Direktorat Pendidikan Agama Islam menghadirkan dua inovasi utama untuk mendukung implementasi PPKB.

Pertama, modul pembelajaran interaktif yang dirancang dengan tampilan lebih modern sehingga memudahkan guru mempelajari materi secara mandiri.

Kedua, video pembelajaran digital yang disiapkan untuk guru Pendidikan Agama Islam pada seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK.

Seluruh materi tersebut nantinya akan tersedia dalam platform digital Direktorat Pendidikan Agama Islam sehingga dapat diakses lebih mudah oleh para guru di berbagai daerah.

Baca Juga: HP Tiba-Tiba Tidak Bisa Menyala? Kenali Perbedaan Bootloop, Brick, dan Mati Total

Mendorong Pengembangan Kompetensi Guru Secara Berkelanjutan

Pemanfaatan teknologi digital diharapkan semakin memperluas akses guru terhadap berbagai layanan peningkatan kompetensi tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Dengan dukungan modul interaktif serta video pembelajaran, guru dapat terus mengembangkan kemampuan profesionalnya secara mandiri sekaligus mengikuti perkembangan metode pembelajaran yang semakin inovatif.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai landasan utama.

Rampungnya Modul Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) menjadi salah satu langkah penting Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas guru Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Melalui pemanfaatan teknologi digital yang dipadukan dengan penguatan literasi Al-Qur'an, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, sekaligus tetap berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Dengan hadirnya modul interaktif dan video pembelajaran digital, transformasi pendidikan di lingkungan Pendidikan Agama Islam diharapkan semakin berkembang tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasar ajaran Islam sebagai fondasi utama dalam proses belajar mengajar.***

Tags:
kemenag PAI Berita Pendidikan

Komentar Pengguna