Jerawat Selalu Muncul Saat Menstruasi? Kenali Peran Hormon dan Apakah Ini Akan Terus Terjadi

Jerawat Selalu Muncul Saat Menstruasi? Kenali Peran Hormon dan Apakah Ini Akan Terus Terjadi

27 Februari 2026 | 12:26

Keboncinta.com-- Banyak perempuan hafal betul tanda-tanda menjelang menstruasi. Mood mulai naik turun, tubuh terasa lebih sensitif, dan… tiba-tiba satu jerawat muncul di dagu atau pipi. Rasanya seperti siklus bulanan yang tak pernah absen. Pertanyaannya, apakah jerawat karena hormon saat menstruasi akan terus berulang selamanya?

Fenomena ini sebenarnya sangat umum. Jerawat yang muncul menjelang atau saat menstruasi dikenal sebagai acne hormonal. Ia berkaitan erat dengan fluktuasi hormon dalam tubuh, khususnya estrogen dan progesteron. Dalam siklus menstruasi, kadar hormon tidak pernah benar-benar stabil. Ia naik dan turun mengikuti fase tertentu.

Menjelang menstruasi, kadar estrogen yang biasanya membantu menjaga kulit tetap stabil mulai menurun. Di saat yang sama, hormon progesteron meningkat. Perubahan ini bisa memicu produksi minyak (sebum) lebih banyak pada kulit. Ketika sebum berlebih bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri, pori-pori tersumbat, lalu muncullah jerawat.

Pada sebagian perempuan, hormon androgen yang sering dikaitkan dengan hormon “maskulin” tetapi juga dimiliki perempuan ikut berperan. Androgen dapat merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif. Inilah sebabnya jerawat hormonal sering muncul di area dagu, rahang, dan sekitar mulut, bukan sekadar di dahi seperti jerawat remaja biasa.

Apakah ini akan berlangsung selamanya? Tidak selalu. Jerawat hormonal cenderung lebih sering terjadi pada usia remaja hingga akhir 20-an, ketika fluktuasi hormon masih cukup aktif. Seiring bertambahnya usia, terutama setelah 30-an, sebagian perempuan justru mengalami siklus yang lebih stabil. Namun ada juga yang tetap mengalami jerawat menjelang haid hingga usia dewasa, terutama jika memiliki kulit berminyak atau riwayat keluarga dengan masalah serupa.

Faktor gaya hidup juga memperkuat pengaruh hormon. Kurang tidur, stres, pola makan tinggi gula, serta kebiasaan menyentuh wajah bisa memperparah kondisi kulit. Stres misalnya, meningkatkan hormon kortisol yang secara tidak langsung memengaruhi produksi minyak. Jadi, bukan hanya hormon menstruasi yang “bersalah”, tetapi kombinasi berbagai faktor.

Menariknya, jerawat hormonal biasanya bersifat siklik.

Tags:
penyebab jerawat pada wajah Jerawat hormonal Hormon menstruasi Wanita harus tau!

Komentar Pengguna