Keboncinta.com-- Menjelang perayaan Idul Adha 2026, masyarakat mulai bersiap untuk melaksanakan ibadah kurban. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah pemilihan hewan kurban, karena tidak hanya berkaitan dengan kualitas daging, tetapi juga menentukan sah atau tidaknya ibadah tersebut.
Secara umum, hewan yang dapat dijadikan kurban meliputi sapi, kambing, domba, dan kerbau. Namun, pemilihan tidak bisa dilakukan sembarangan.
Ada sejumlah ketentuan syariat yang harus dipenuhi, mulai dari jenis, usia, hingga kondisi kesehatan hewan.
Dari segi usia, setiap jenis hewan memiliki batas minimal tertentu. Kambing dan domba biasanya harus berumur sekitar satu tahun, sedangkan sapi atau kerbau minimal berusia dua tahun.
Salah satu cara untuk memperkirakan usia hewan adalah dengan melihat kondisi gigi, terutama pergantian dari gigi susu ke gigi tetap.
Selain usia, kondisi fisik hewan juga menjadi faktor utama. Hewan kurban tidak boleh memiliki cacat yang jelas, seperti pincang, buta, atau mengalami kerusakan pada anggota tubuh.
Hewan yang layak dikurbankan umumnya terlihat aktif, memiliki nafsu makan yang baik, serta tidak menunjukkan gejala sakit.
Ciri-ciri hewan yang sehat juga dapat dilihat dari tampilan fisiknya. Bulu yang bersih dan mengkilap, mata yang cerah, serta pernapasan yang normal menjadi indikator penting.
Sebaliknya, hewan yang tampak lesu, bulunya kusam, atau menunjukkan tanda-tanda penyakit sebaiknya tidak dipilih.
Tidak kalah penting, masyarakat juga perlu memperhatikan tempat pembelian hewan kurban. Memilih penjual atau peternakan yang terpercaya dengan lingkungan bersih dapat mengurangi risiko penyakit pada hewan. Hal ini berpengaruh langsung terhadap kualitas dan keamanan daging yang akan dikonsumsi.
Dengan memahami kriteria tersebut, masyarakat dapat memilih hewan kurban yang tidak hanya memenuhi syarat agama, tetapi juga sehat dan layak.
Baca Juga: Laporkan Kecurangan Ujian Tanpa Takut Kemendikdasmen Sediakan Jalur Pengaduan Aman dan Terpercaya
Pemilihan yang tepat akan membantu menjaga kesempurnaan ibadah sekaligus memastikan manfaat kurban dapat dirasakan secara optimal oleh penerima.***