Kesehatan
Rahman Abdullah

Jangan Salah Paham, Ini Hubungan Minuman Dingin dengan Batuk dan Pilek

Jangan Salah Paham, Ini Hubungan Minuman Dingin dengan Batuk dan Pilek

14 September 2026 | 17:27

Keboncinta.com-- Cuaca panas membuat banyak orang memilih minuman dingin untuk mengatasi rasa haus. Air dingin terasa menyegarkan dan memberikan sensasi sejuk ketika suhu udara sedang tinggi.

Meski demikian, masih ada anggapan bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman dingin dapat memicu batuk dan pilek. Kekhawatiran tersebut bahkan sering membuat orang tua membatasi anak dalam mengonsumsi es.

Lalu, apakah benar minum es dapat menyebabkan batuk dan pilek?

Baca Juga: Benarkah Rasa Cinta Bisa Memudar? Ini Cara Menjaga Hubungan Tetap Langgeng

Batuk dan Pilek Bukan Disebabkan Minuman Dingin

Makanan dan minuman dingin bukan merupakan penyebab utama seseorang mengalami batuk atau pilek. Kedua kondisi tersebut lebih berkaitan dengan infeksi yang dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri.

Penularan virus dan bakteri dapat terjadi melalui berbagai sumber. Paparan bisa berasal dari benda yang terkontaminasi, udara dengan kualitas kurang baik, hingga kontak dengan orang yang sedang mengalami infeksi.

Makanan atau jajanan yang kebersihannya tidak terjaga juga dapat menjadi salah satu sumber paparan penyakit. Karena itu, menjaga kebersihan tangan, makanan, minuman, serta lingkungan tetap penting untuk membantu mengurangi risiko sakit.

Konsumsi Minuman Dingin Tetap Perlu Diperhatikan

Walaupun minuman dingin bukan penyebab utama batuk dan pilek, bukan berarti konsumsinya perlu dilakukan secara berlebihan.

Ketika tubuh mulai menunjukkan gejala seperti hidung tersumbat, pilek, atau tenggorokan terasa kurang nyaman, konsumsi makanan dan minuman dingin dapat dikurangi. Pada sebagian orang, makanan atau minuman dingin bisa membuat keluhan yang sudah ada terasa lebih mengganggu.

Dengan demikian, yang perlu diperhatikan bukan hanya suhu makanan atau minuman, tetapi juga kondisi tubuh ketika mengonsumsinya.

Baca Juga: Usia Dini Jadi Masa Penting Anak, Ini 5 Manfaat PAUD untuk Tumbuh Kembang

Anggapan tentang Air Dingin Sudah Ada Sejak Dahulu

Pandangan bahwa air dingin dapat membuat kondisi tubuh memburuk bukanlah anggapan yang baru muncul. Dalam sejumlah kepercayaan pada masa lalu, minum air dingin setelah mengonsumsi makanan panas diyakini dapat mengganggu keseimbangan tubuh.

Keyakinan tersebut kemudian berkembang menjadi kebiasaan untuk menghindari minuman dingin ketika seseorang sedang sakit.

Namun, orang yang berada dalam kondisi sehat tidak harus sepenuhnya menjauhi minuman dingin. Air dingin tetap dapat dikonsumsi dengan memperhatikan kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.

Air Dingin Bisa Menjadi Pilihan Saat Cuaca Panas

Ketika suhu udara meningkat, minum air dingin pada dasarnya dapat membantu memberikan rasa segar dan mengurangi rasa haus. Meski begitu, sebaiknya tidak memilih minuman dengan suhu yang terlalu ekstrem jika tubuh merasa tidak nyaman.

Minuman dingin juga dapat memberikan sensasi menyegarkan setelah melakukan aktivitas fisik. Ketika berolahraga, suhu tubuh meningkat sehingga minuman dingin dapat membantu memberikan rasa sejuk.

Baca Juga: Kenapa Anak Sulit Fokus dan Mudah Bosan? Ini 5 Hal yang Perlu Diperhatikan

Karena itu, tidak tepat jika setiap kasus batuk atau pilek langsung dikaitkan dengan kebiasaan minum es. Batuk dan pilek umumnya berkaitan dengan paparan virus atau bakteri, sedangkan makanan dan minuman dingin bukan penyebab utamanya.

Yang terpenting adalah menjaga kebersihan, memperhatikan kondisi tubuh, dan mengonsumsi makanan serta minuman secara wajar.***

Tags:
Kesehatan Flu dan Batuk Minuman sehat

Komentar Pengguna