Kuliah Kerja Nyata 2026
Azzahra Esa Nabila

Gerakan Menanam Pohon, Kontribusi Sederhana Mahasiswa yang Berdampak Besar

Gerakan Menanam Pohon, Kontribusi Sederhana Mahasiswa yang Berdampak Besar

12 Juli 2026 | 15:05

Keboncinta.com-- Setiap musim hujan datang, berita tentang banjir, longsor, atau pohon tumbang kembali memenuhi media. Di sisi lain, ketika musim kemarau tiba, banyak daerah justru mengalami kekeringan dan suhu udara terasa semakin panas. Fenomena ini sering dianggap sebagai persoalan alam yang sulit dihindari. Padahal, ada satu hal sederhana yang perlahan mulai terlupakan, yaitu menanam pohon. Kegiatan yang dahulu sering dilakukan bersama kini semakin jarang terlihat, terutama di lingkungan perkotaan maupun desa yang lahannya terus beralih fungsi. Akibatnya, ruang hijau semakin berkurang, sementara kebutuhan akan lingkungan yang sehat justru semakin meningkat.
Banyak orang berpikir bahwa menanam pohon hanya memberikan manfaat bagi masa depan yang masih sangat jauh. Padahal, dampaknya dapat dirasakan lebih cepat daripada yang dibayangkan. Pohon membantu menjaga ketersediaan air di dalam tanah, mengurangi risiko erosi, menyerap karbon dioksida, sekaligus menciptakan udara yang lebih sejuk. Sayangnya, gerakan menanam pohon sering berhenti sebagai kegiatan seremonial. Bibit ditanam saat acara berlangsung, kemudian terlupakan tanpa ada yang memastikan apakah tanaman tersebut tumbuh dengan baik atau tidak. Di sinilah pentingnya mengubah cara pandang bahwa menanam pohon bukan sekadar kegiatan satu hari, melainkan komitmen jangka panjang untuk merawat lingkungan.
Mahasiswa memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak perubahan tersebut, terutama saat menjalankan KKN. Mereka tidak harus memulai dengan program yang rumit atau membutuhkan biaya besar. Mengajak warga menentukan lokasi penanaman yang tepat, memilih jenis pohon yang sesuai dengan kondisi desa, hingga membuat kelompok kecil yang bergiliran merawat tanaman merupakan langkah sederhana yang justru lebih berkelanjutan. Kegiatan ini juga dapat dipadukan dengan edukasi mengenai pentingnya ruang hijau, konservasi air, dan perubahan iklim sehingga masyarakat memahami alasan di balik setiap pohon yang ditanam. Ketika warga merasa memiliki, peluang pohon tersebut tumbuh hingga bertahun-tahun akan jauh lebih besar.
Mahasiswa mungkin hanya berada di lokasi KKN dalam waktu yang terbatas, tetapi pohon yang mereka tanam dapat memberikan manfaat selama puluhan tahun. Ia menjadi peneduh bagi anak-anak yang bermain, penyimpan air bagi lingkungan sekitar, sekaligus pengingat bahwa kepedulian terhadap alam tidak harus dimulai dari hal yang besar. 

Tags:
Mahasiswa KKN 2026 Program Kerja KKN

Komentar Pengguna